Karena, vitamin D memiliki efek perlindungan terhadap virus corona. Bahkan orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 dan menjalani perawatan di ICU 20 kali lipat adalah orang yang kekurangan vitamin D.
Anda juga bisa mendapatkan vitamin D ini dari ikan berlemak, hati, keju dan kuning telur. Anda juga bisa mengonsumsi makanan laut, unggas dan kacang-kacangan sebagai suplemen alami.
4. Tidur
Para peneliti menemukan bahwa orang yang tidur kurang dari 5 jam memiliki kemungkinan 4,5 kali lebih berisiko terserang flu. Tanpa tidur yang cukup, seseorang cenderung memproduksi dan melepaskan protein pelindung yang disebut sitokin.
Bahkan kurang tidur kronis telah terbukti mengurangi efektivitas vaksin flu. Akibatnya, seseorang akan lebih mudah sakit dan terserang virus.
5. Melangsingkan tubuh
Kelebihan berat badan bukanlah faktor risiko infeksi pernapasan, tapi juga membuat gejala lebih sulit hilang. Lemak berlebih juga memberikan efek negatif pada fungsi kekebalan tubuh yang menyebabkan peradangan kronis.
Jika ini terjadi ketika seseorang terpapar virus corona, sel-sel yang bertanggung jawab untuk menyerang virus akan kurang efektif.
Baca Juga: Mengosongkan Kursi Tengah Pesawat Tak Bantu Cegah Covid-19, Ini Sebabnya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya