Suara.com - Salah satu tanda dari infeksi virus corona yang jarang terjadi adalah munculnya ruam di kulit, terutama pada anak-anak.
Ilmuwan dari King's College London, Inggris, yang mengoperasikan aplikasi Covid Symtom Tracker, mengatakan sebaiknya ruam ditambahkan ke daftar gejala resmi infeksi Covid-19.
Sejak pengguna aplikasi meningkat, sebanyak 9 persen dari mereka positif terinfeksi SARS-CoV-2. Dan salah satu gejala yang sering mereka perlihatkan adalah ruam di tubuh, jari tangan, atau kaki mereka.
Data juga menunjukkan ruam dua kali lebih umum pada anak-anak daripada orang dewasa dan dapat muncul sebelum, selama, dan setelah gejala lain muncul. Bahkan, terkadang ruam dialami setelah berminggu-minggu terinfeksi.
Bekerja sama dengan British Association of Dermatologists, para ilmuwan di KCL mengumpulkan 400 gambar setelah menerima ribuan contoh ruam.
Mereka pun mengategorikan ruam gejala Covid-19 menjadi 8 kategori, yaitu:
1. Urtikaria, yang ditandai dengan benjolan gatal di bagian tubuh mana pun.
2. Ruam 'biang keringat' atau cacar air, biasanya berada di siku dan lutut, serta punggung tangan dan kaki.
3. Covid finger and toes (Covid jari dan jempol kaki), terdiri dari benjolan kemerahan atau keunguan di jari tangan atau kaki yang bisa sangat sakit.
Baca Juga: Tambah Lagi! Pasien Corona di RSD Wisma Atlet Jadi 4.419 Orang
4. Pityriasis rosea, ditandai dengan ruam berisisik yang terlihat ke luar seperti dahan pohon pinus.
5. Eksim leher dan dada, seringnya berwarna merah muda dan gatal.
6. Bibir dan mulut, yang terlihat membengkak serta kering dan bersisik.
7. Purpura, ditandai dengan bintik merah tua atau keunguan, yang menyebabkan bercak seperti memar.
8. Axanthem, ruam simetris dari bercak atau bejolan kemerahan, biasanya disertai dengan gejala lain.
Mirror melaporkan bahwa studi ruam pada kulit ini dipimpin oleh konsultan dokter kulit Veronique Bataille.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi