Suara.com - Sebuah alat tes Covid-19 dari dua perusahaan yang dapat menunjukkan hasilnya di tempat dalam 15 hingga 30 menit akan segera didistribusikan ke seluruh dunia.
Menurut ilmuwan yang mengembangkannya, tes antigen cepat ini berpotensi menyelamatkan ribuan nyawa dan memperlambat pandemi di negara miskin dan kaya.
Melansir The Guardian, total alat yang akan dipasok sejumlah 120 juta dan dibanderol dengan harga 5 USD (Rp74,5 ribu) atau kurang dari itu.
Alat tes tersebut terlihat seperti tes kehamilan, dengan dua garis biru akan muncul apabila seseorang positif virus corona.
Satu tes, dari perusahaan Korea Selatan SD BioSensor, telah mendapat izin darurat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan lainnya, dari perusahaan Amerika Serikat Abbott, diharapkan akan segera mendapatkannya juga.
Tes antigen cepat ini dinilai memiliki kualitas tinggi, lebih mudah, dan lebih murah, sehingga dapat digunakan untuk pemeriksaan di lingkungan pendidikan dan tempat kerja.
Perusahaan mengklaim alat tes mereka sekitar 97 persen akurat, tetapi itu dalam kondisi optimal.
Negara-negara kaya yang telah mendaftar ke Access to Covid Tools Initiative atau akselerator akses peralatan Covid-19 (ACT Accelerator), seperti Inggris, dapat memesan alat tes ini.
Di sisi lain, sebenarnya ada tes antigen cepat yang tersedia dan dijual secara online, tetapi alat ini adalah yang pertama memenuhi spesifikasi WHO.
Baca Juga: Keajaiban ASI, Disebut Peneliti China Mampu Melindungi Bayi dari Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik