Suara.com - Hampi setiap hari selalu ada informasi baru tentang gejala Covid-19 yang sangat menular.
Sekarang para ilmuwan telah menemukan dua tanda peringatan dini yang disebut gejala kuda hitam atau dark horse Covid-19.
Para peneliti dari King’s College London telah memperingatkan tentang beberapa gejala "mengejutkan" yang bisa menjadi tanda peringatan dini virus corona.
Mereka telah melakukan pekerjaan untuk menemukan tanda-tanda awal dalam upaya membantu menghentikan penyebaran virus dalam beberapa bulan mendatang.
Gejala yang dijuluki "kuda hitam" adalah tanda peringatan dini dari kemungkinan infeksi dan termasuk sakit kepala dan kelelahan.
Disorientasi, kebingungan, dan sesak napas parah dilaporkan pada mereka yang berusia 65 ke atas.
Sekarang para peneliti telah membuat daftar gejala paling umum yang dilaporkan oleh pasien pada minggu pertama setelah terinfeksi.
Mereka melakukannya dengan menggunakan data dari aplikasi Studi Gejala COVID.
Para peneliti mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Kami telah sibuk meneliti apa sebenarnya gejala awal Covid-19, karena informasi ini penting untuk membantu kita semua menghentikan penyebaran virus dalam beberapa bulan mendatang.
Baca Juga: Penambahan Berat Badan Anak Terganggu, Bisa Jadi Gejala Awal Stunting Loh!
"Jika kami dapat menemukan kasus berdasarkan gejala lebih cepat, orang akan dapat mulai mengisolasi diri dalam beberapa hari pertama dan menghentikan penyebaran virus yang tidak disengaja."
Data dari penelitian mengungkapkan bahwa sakit kepala dan kelelahan merupakan gejala awal yang paling sering dialami.
Dikatakan bahwa sakit kepala menyumbang 82 persen kasus dengan kelelahan mengikuti pada 72 persen.
“Hanya 9 persen orang dewasa yang positif COVID berusia 18-65 tahun tidak mengalami sakit kepala atau kelelahan,” kata para peneliti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi