Suara.com - Saat tinggal di tempat yang dekat dengan teman atau keluarga, adalah hal biasa untuk berbagi barang satu sama lain. Tapi sebaiknya jangan pernah untuk bertukar atau berbagi masker.
Dilansir dari Times of India, para ahli percaya bahwa ini mungkin bukan praktik yang baik.
Para ahli percaya bahwa itu adalah sesuatu yang sangat pribadi dan membagikannya dengan orang lain, bahkan setelah mencucinya dengan baik bukanlah ide yang baik.
Masker seperti pakaian dalam atau sikat gigi dan harus digunakan secara eksklusif oleh Anda.
Meskipun Anda mencuci masker dengan baik, tidak higienis untuk membaginya dengan orang lain. Masker digunakan untuk menutupi mulut dan hidung kita.
Jadi, ada kemungkinan besar masih mengandung bakteri dan kuman bahkan setelah dicuci bersih, yang mungkin menular ke orang lain, yang menyebabkan berbagai jenis penyakit.
Selain itu, masker harus pas dengan hidung dan mulut Anda untuk mencegah risiko infeksi. Saat Anda berbagi masker, masker mungkin melar dan tidak pas untuk Anda di lain waktu.
Masker yang tidak pas membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi. Jadi sebaiknya memiliki 2-3 masker untuk diri sendiri agar tidak kehabisan stok dan merasa perlu meminjamnya dari orang lain.
Agar lebih aman dan higienis cuci masker Anda dengan air hangat dan keringkan dengan benar di bawah sinar matahari sebelum digunakan.
Baca Juga: Pandemi Covid-19: Ini Curhatan dan Harapan Para Pedagang yang Terdampak
Cuci tangan Anda dengan sabun dan air sebelum dan sesudah memakai masker. Jangan menyentuh topeng Anda sepanjang waktu, dan yang terakhir hindari memakai masker yang tidak pas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini