Suara.com - Sebuah studi baru menemukan bahwa SARS-CoV-2 atu virus corona penyebab Covid-19 secara teoritis dapat menginfeksi sejumlah besar mamalia. Hal ini berarti spesies mamalia lain seperti hewan juga bisa saja terinfeksi Covid-19.
Melansir dari Medical News Today, penelitian tersbeut telah diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports.
Untuk mengidentifikasi spesies mana yang rentan terhadap virus para peneliti mengembangkan sistem pemodelan komputer. Mereka melihat bagaimana SARS-CoV-2 menginfeksi sel inang dengan menempel pada protein ACE2.
Sebagai jenis virus corona, SARS-CoV-2 muncul dari hewan yakni kelelawar tapal kuda melalui perantara hewan yang belum ditentukan. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika hewan mungkin juga rentan terhadap virus tersebut.
Selain protein ACE2, transmembrane serine protease TMPRSS2 juga menjadi pusat virus untuk menginfeksi sel inang. Namun, protein ACE2 dan TMPRSS2 bervariasi antar spesies, sehingga virus mungkin dapat menginfeksi sel hewan.
Dengan menggunakan model komputer canggih, para peneliti dapat mengidentifikasi spesies yang secara teoritis mungkin lebih rentan terhadap virus daripada yang lain.
“Tidak seperti eksperimen berbasis laboratorium, analisis komputasi yang kami buat dapat dijalankan secara otomatis dan cepat," kata penulis pertama studi tersebut, Su Datt Lam, seorang mahasiswa Ph.D di departemen Struktural & Biologi Molekuler University College London (UCL).
"Oleh karena itu, metode ini dapat diterapkan dengan mudah untuk wabah virus di masa depan, sayangnya ini memperlihatkan bahwa virus menjadi lebih umum karena perambahan manusia ke habitat alami," tanvbahya.
Secara total, para peneliti menemukan bukti bahwa 26 spesies hewan yang sering bersentuhan dengan manusia mungkin rentan terhadap infeksi SARS-CoV-2. Dari 26 spesies, pengikatan antara virus dan protein ACE2 inang pada domba dan kera besar kemungkinan besar sama kuatnya dengan yang terjadi pada manusia.
Baca Juga: Dihantam Corona, 74 Perusahaan di Banten Tutup dan 19.000 Buruh Kena PHK
Sementara hewan seperti ikan, burung, dan reptil disebut tidak rentan terhadap virus.
Namun para peneliti menekankan bahwa penelitian mereka tidak menunjukkan dengan pasti bahwa hewan-hewan tersebut rentan terhadap virus. Meerka hanya menunjukkan kemungkinan hewan-hewan yang rentan terhadap virus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari