Suara.com - Aktor Sahrul Gunawan turut meramaikan Pilkada Kabupaten Bandung. Dia mengaku cukup kesulitan melakukan kampanye di tengah pandemi virus corona atau COVID-19.
"Agak menyulitkan, ada keuntungan kerugiannya juga," kata Sahrul Gunawan ditemui di Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Sahrul Gunawan pun bersyukur dengan statusnya sebagai publik figur. Lelaki 44 tahun ini bilang bisa melakukan kampanye via media sosial.
Ditambah pengikutnya di Instagram cukup banyak. Tepatnya mencapai lebih dari 874 ribu followers.
"Ya keuntungannya aku sebagai publik figure bisa lewat sosial media aku macem-macem ya," tutur Sahrul Gunawan.
Sahrul Gunawan percaya popularitasnya sebagai artis bisa memikat pemilih. Di sisi lain, ia mengaku sudah banyak orang yang mengharapkan kedatangannya ke daerah.
"Ya beberapa nggak terjangkau dengan daring (online), ya beberapa sih sudah menunggu juga gitu ingin disapa, terutama tokoh-tokoh dan kalau mau bertemu masyarakat tidak boleh lebih dari 50 orang ya agak menyulitkan, ada keuntungan dan kerugiannya sih," bebernya.
Kendati demikian, Sahrul Gunawan merasa ada yang kurang dengan melakukan kampanye online. Ia lebih suka kampanye langsung kalau bisa memilih.
"Tidak ada yang menggantikan kepuasan kampanye tatap muka sebetulnya. Tapi itu bisa dilakukan nanti. Ya harus ada strateginya," jelasnya.
Baca Juga: Meggy Wulandari Ungkap Sosok Suami, Disebut Mirip Sahrul Gunawan
Selain memikirkan kampanye, Sahrul Gunawan juga harus menyiapkan mental untuk mengikuti pemilihan Pilkada Kabupaten Bandung mendatang. Pesinetron Jin dan Jun itu bahkan menyebut sudah mengatur visi misi.
"Ikhtiar sudah dilakukan, terus kita fokus strategi apa yang akan dilakukan. Karena visi misi sudah dibuat dan dikuasai," kata Sahrul Gunawan.
Sahrul Gunawan berharap jalannya menuju kancah politik dilancarkan oleh Tuhan. Apalagi ini usahanya yang kesekian kali untuk duduk di bangku politik.
"Tapi ya mudah-mudahan saja Allah kasih kelancaran, ada takdir ya jadi pemimpin daerah," terangnya.
Sahrul Gunawan bukan kali pertama turun ke ranah politik praktif. Sebelumnya, ia sempat menjadi calon legislatif, namun gagal menduduki kursi di DPR RI.
Berita Terkait
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Pro-Kontra Wacana Pilkada Melalui DPRD: Soroti Biaya Politik hingga Nasib Demokrasi
-
Ungkap Bobroknya Pilkada Langsung, Pengamat Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Sinopsis Kala, Film Joko Anwar yang Bikin Manoj Punjabi Rugi Miliaran Rupiah
-
Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
-
Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Denise Chariesta Ungkap Anaknya Jadi Sasaran Hujatan, Sudah Terjadi Sejak Dalam Kandungan
-
Tak Langsung Punya Lagu, 5 Musisi Dunia Awali Karier Lewat Cover Lagu
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum