Suara.com - Pada deretan etalase minimarket, mungkin Anda akan menemui bungkusan bertuliskan tisu magic. Tisu 'ajaib' ini nyatanya bukan sembarang tisu karena diklaim bisa meningkatkan performa seksual pria.
Melansir dari Hello Sehat, tisu magic sendiri merupakan tisu basah yang di dalamnya mengandung obat kuat untuk menunda ejakulasi dini. Tisu ini juga dianggap bisa menjaga kebersihan dan kesehatan kulit penis.
Namun menurut Kementerian Kesehatan Malaysia, tisu magic nyatanya tidak seajaib namanya. Produk ini ternyata memiliki efek samping tersendiri pada kesehatan organ initim dan kesuburan pria.
Mengutip The Sun, penggunaan tisu magic tidak aman karena dapat menurunkan jumlah sperma secara keseluruhan. Chief Operating Officer untuk Malaysian Communications and Multimedia Commission (MCMC), Mazlan Ismail mengatakan tisu magic mengandung bahan kimia seperti benzocaine dan lidocaine yang biasa digunakan sebagai anestesi dalam operasi.
Zat kimia ini bisa menimbulkan efek berbahaya terutama bila dioleskan ke area intim pria. Ia mengatakan, berdasarkan temuan medis sebelumnya bahan kimia dalam tisu magic bisa menghancurkan saraf dan jaringan mukosa serta membunuh sperma.
Tak hanya itu, menurut Hello Sehat, tisu magic juga mengandung alkohol tinggi yang bisa mengiritasi kulit, menyebabkan kulit kering, hingga mengelupas.
"Kadar gliserin tinggi dalam pelumas seks bukanlah pertanda baik. Gliserin dapat meningkatkan koloni jamur candida yang bisa meningkatkan risiko infeksi jamur vagina dan infeksi saluran kencing pada wanita yang rentan terhadap penyakit ini," catat Hello Sehat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan