Suara.com - Semakin tua usia seseorang maka metabolismenya akan semakin melambat. Hal ini menurut dokter berhubungan dengan risiko tekanan darah tinggi yang semakin meningkat.
"Berdasarkan penelitian yang sudah lama tetapi masih akurat, bahwa tekanan darah itu akan meningkat seiring bertambahnya usia. Di atas usia 60 tahun, 2 diantara 3 orang dewasa sudah menderita hipertensi," ujar Ketua Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia (InaSH) Dr. Tunggul D. Situmorang, SpPD-KGH dalam acara peluncuran dua pengukur tekanan darah OMRON, Rabu (14/10/2020).
Dr. Tunggul mengatakan risiko hipertensi lebih besar pada laki-laki dibanding perempuan, bagi mereka yang berusia di bawah 60 tahun.
Tapi kondisi jadi berbeda jika perempuan sudah memasuki masa menopause.
"Tapi setelah menopause maka risiko hipertensi pada perempuan lebih banyak dibanding laki-laki," jelasnya.
Meski data ini diambil berdasarkan penelitian di negara lain, faktanya kata Dr. Tunggul datanya sama persis dengan di Indonesia.
Maka artinya risiko hipertensi tidak terpengaruhi ras ataupun wilayah demografi.
"Di Indonesia persis sama, bahwa di atas 60 tahun ke atas 2 di antara 3 orang dewasa itu menderita hipertensi," ungkapnya.
Peningkatan tekanan darah di usia tua inilah yang menyebabkan hipertensi jadi salah satu penyakit komorbid atau penyakit penyerta yang memperparah gejala Covid-19 pada lansia.
Baca Juga: Hipertensi Perparah Kematian Akibat Covid-19, Konsumsi Jenis Makanan Ini!
Mirisnya dari tahun ke tahun terjadi peningkatan angka hipertensi, berdasarkan Riskesdas 2013 hipertensi menyerang 1 di antara 4 orang dan 2018 bertambah hipertensi menyerang 1 di antara 3 orang.
"Jadi perlu gerakan masif dan menyeluruh, melibatkan seluruh elemen masyarakat, petugas kesehatan di puskesmas, pembuat keputusan, dan pembuat undang-undang," tutupnya.
Berita Terkait
-
5 Pilihan Teh Herbal yang Ampuh Turunkan Kadar Kolesterol, Mulai dari Rp20 Ribuan
-
3 Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah, Harga Mulai Rp600 Ribuan
-
7 Cara Alami Menurunkan Tekanan Darah Tinggi, Ikuti Gerakan Ini
-
Penelitian Baru Ungkap Rahasia di Balik Leher dan Kaki Panjang Jerapah
-
4 Smartwatch Terbaik untuk Cek Tekanan Darah, Desain Stylish Mulai Rp2 Jutaan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini