Suara.com - Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami tubuh melambat. Hal ini yang akan meningkatkan proses penuaan di mana akan memperlihatkan garis-garis halus di kulit, kerutan, kulit kendur, rambut rontok, dan nyeri sendi.
Kolagen sendiri merupakan protein yang penting untuk menjaga elastisitas kulit. Tak hanya itu, kolagen juga penting untuk pembuluh darah, usus, ligamen, tendon, tulang rawan, dan sendi kita.
Untungnya produksi kolagen bisa Anda dapatkan dari berbagai makanan tertentu. Melansir dari Healthshots, berikut adalah beberapa makanan yang mengandung kolagen, antara lain:
1. Tahu
Kolagen terutama terdiri dari asam amino glisin, lisin, dan prolin. Sementara tahu menjadi salah satu makanan nabati terbaik yang mengandung ketiga asam amino tersebut sehingga bisa membatu merangsang produksi kolagen.
Tahu juga mengandung genistein yang merupakan hormon tumbuhan dengan sifat antioksidan kuat. Senyawa ini mendorong produksi kolagen dan membantu memblokir enzim seperti MMP yang merangsang penuaan kulit.
2. Daun Kelor
Salah satu makanan super kaya akan vitamin C yang dapat meningkatkan produksi kolagen adalah daun kelor. Vitamin C juga memiliki sifat antioksidan di mana menstabilkan enzim yang memecah kolagen. Kandungan ini juga melindungi kulit dari radikal bebas yang dapat melemahkan serat kolagen di dermis.
Selain itu, kelor adalah sumber klorofil yang dapat meningkatkan prokolagen yakni prekursor kolagen yang bisa memproduksi kolagen.
Baca Juga: Bantu Kemampuan Belajar, Coba Konsumsi 5 Makanan Sehat Ini
3. Tomat
Tomat mengandung likopen dan asam amino yang melindungi kulit dari sinar UV. Paparan sinar matahari sendiri bisa merusak serat kolagen di kulit yang mempercepat proses penuaan. Oleh karena itu, menambahkan tomat ke dalam makanan dapat membantu menjaga kolagen serta menjaga kulit tetap awet muda.
Selain itu tomat juga kaya vitamin A yang mampu membantu memulihkan dan meregenerasi kolagen yang rusak. Kandungan vitamin C dalam tomat juga membantu merangsang produksi kolagen dan menjaga elastisitas kulit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS