Suara.com - Sistem kekebalan tubuh yang kuat sangat diperlukan di tengah pandemi virus corona Covid-19. Apalagi kekebalan tubuh di musim dingin, yang mana terdapat ancaman flu musiman.
Ali gizi Elizabeth Stewart dilansir dari Express, telah mengidentifikan 6 nutrisi utama yang bisa membantu mendukung sistem kekebalan tubuh tetap seimbang.
Elizabeth bekerja atas nama Vitl, layanan langganan vitamin yang dipersonalisasi ini, mengungkapkan beberapa jenis nutrisi yang dibutuhkan semua orang dalam makanan sehari-hari untuk meningkatkan kekebalan dan kesehatan tubuh.
1. Vitamin C
Antioksidan kuat pertama yang disarankan oleh Elizabeth adalah vitamin C, karena memiliki sifat antivirus. Makalah penelitian dalam jurnal Expert Review, menyatakan literatur yang muncul menunjukkan bahwa vitamin C bisa berperan dalam pengobatan infeksi virus.
2. Selenium
Nutrisi kedua yang bermanfaat untuk memperkuat kekebalan tubuh ada;ah selenium. Tim peneliti di Sekolah Kedokteran John A Burns, Hawaii menyatakan selenium bisa membantu memperkuat kekebalan tubuh. Selenium juga membantu mengatasi peradangan yang membahayakan kesehatan tubuh.
3. Seng
Seng adalah salah satu nutrisi yang berkontribusi pada fungsi normal sistem kekebalan tubuh. Gagasan ini pun didukung oleh Departemen Kimia dan Toksikologi Pangan di Jerman.
Baca Juga: Dokter Indonesia Sebut 2 Aktivitas Ini Berisiko Tularkan Virus Corona
Peneliti Maria Maares menegaskan pentingnya seng untuk fungsi kekebalan tubuh telah diakui selama beberapa dekade. Seng sangat penting untuk pemeliharaan dan pengembangan sel-sel kekebalan dari sistem kekebalan bawaan dan adaptif.
4. Beta glukan
Beta glukan juga telah terbukti mampu meningkatkan pertahanan kekebalan dengan mengaktifkan kekebalan sel melawan infeksi. Para peneliti dari The University of Hong Kong mengatakan beta glukan adalah nutrisi yang terlibat dalam insiasi respon imun anti-mikroba.
Nutrisi peningkat kekebalan lainnya yang biasa dibutuhkan adalah vitamin D3, elderberry dan kunyit. Sedangkan untuk makanan tradisional, Elizabeth merekomendasikan makan gandum, gandum utuh dan jamur karena mengandung beta glukan.
Selain itu, kerang, polong, lentil dan buncis juga mengandung banyak seng. Lalu, kacang-kacangan juga biasanya mengandung selenium.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan