Suara.com - Hari Osteoporosis Sedunia atau World Osteoporosis Day (WOD) pada 20 Oktober 2020 dibentuk untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia tentang pencegahan, diagnosis, dan pengobatan osteoporosis.
Salah satu perawatan kepada para pasien osteoporosis adalah berolahraga, seperti melakukan senam osteoporosis. Senam osteoporosis biasanya terdiri dari latihan beban dan latihan ketahanan, yang berguna untuk merawat dan menguatkan tulang sehingga memperlambat pengeroposan tulang akibat osteoporosis.
Mengutip Hello Sehat, Selasa (20/10/2020), berikut variasi gerakan senam untuk osteoporosis yang bisa dilakukan di rumah.
1. Foot stomps
Gerakan senam ini bermanfaat untuk melatih area utama tubuh yang terkena osteoporosis, terutama di bagian pinggul. Gerakan ini dilakukan sambil berdiri, lalu hentakkan kaki ke tanah dan bayangkan bahwa Anda sedang menghancurkan kaleng. Ulangi sebanyak empat kali pada setiap kaki. Kemudian, gantilah dengan kaki sebelahnya dengan gerakan yang sama.
2. Shoulder lifts
Shoulder lifts adalah gerakan yang dilakukan untuk menguatkan area bahu. Untuk pasien osteoporosis, gerakan senam ini bisa dilakukan baik sambil berdiri atau duduk. Untuk melakukannya, Anda membutuhkan beban atau dumbell. Setelah itu, barulah lakukan gerakan dengan cara berikut:
- Pegang dumbell di kedua tangan.
- Tangan berada di posisi bawah dan di samping atau di masing-masing sisi kanan dan kiri.
- Perlahan, angkat tangan hingga lurus dengan bahu. Boleh dibawahnya tetapi tidak lebih dari bahu.
- Ulangi gerakan 8 sampai 12 kali setiap setnya sebelum beristirahat dan masuk set ke-2.
3. Harmstring curl
Harmstring curl adalah gerakan senam untuk osteoporosis yang membantu memperkuat otot-otot punggung kaki bagian atas. Latihan ini sebaiknya dilakukan dalam posisi berdiri. Jika perlu, letakkan tangan di atas pegangan yang kokoh untuk menjaga keseimbangan tubuh. Berikut panduan gerakan untuk melakukan harmstring curl:
- Buka kaki selebar bahu.
- Angkat kaki kiri Anda ke arah pantat.
- Kemudian turunkan perlahan.
- Ulangi gerakan 8 sampai 12 kali untuk masing-masing kaki sebelum beristirahat dan berpindah ke kaki sebelahnya.
4. Squat
Squat adalah gerakan senam yang bisa memperkuat bagian depan kaki dan pantat para pengidap osteoporosis. Berikut panduan gerakan squat yang tepat:
- Bukalah kaki selebar pinggul.
- Letakkan tangan di atas meja atau tiang yang kokoh untuk menjaga keseimbangan jika perlu.
- Tekuk lutut secara perlahan hingga posisi setengah berdiri atau seperti hendak jongkok.
- Jaga punggung tetap lurus dengan tubuh sedikit condong ke depan.
- Ulangi gerakan 8 sampai 12 kali setiap setnya.
5. Standing on one leg
Gerakan senam ini membantu meningkatkan keseimbangan tubuh pengidap osteoporosis agar tak mudah jatuh. Hal ini penting, mengingat risiko patah tulang orang dengan osteoporosis karena terjatuh sangatlah tinggi. Untuk itu, coba praktikkan gerakan senam ini di rumah dengan cara:
- Berdirilah di dekat tiang sambil berpegangan.
- Anda juga bisa berpegangan di meja atau benda apa pun yang kokoh.
- Kemudian, angkat satu kaki Anda hingga setinggi dada atau perut selama satu menit.
- Ulangi latihan ini di kaki sebelahnya dengan cara yang sama
Baca Juga: Studi: Minum Susu Tiap Hari Tak Atasi Masalah Tulang Pada Perempuan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan