Suara.com - Berbeda dengan virus corona yang menyebabkan penyakit pernapasan Covid-19, norovirus akan menyebabkan gejala seperti keracunan makanan, yaitu demam, nyeri perut, diare, mual, dan muntah.
Gejala klinis akan muncul dalam 24 jam setelah terinfeksi virus dari makanan yang tercemar.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menuliskan bahwa seseorang dapat terinfeksi norovirus melalui:
- Kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.
- Mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi.
- Menyentuh permukaan yang terkontaminasi, dengan memasukkan tangan yang tidak bersih ke dalam mulut.
NHS (sistem layanan kesehatan Inggris) menyarakan, jika Anda mengalami diare atau muntah mendadak, hal terbaik yang harus dilakukan adalah tetap di rumah sampai merasa lebih baik.
Tidak ada pengobatan untuk norovirus, jadi Anda harus membiarkannya berjalan dengan sendirinya.
Untuk meringankan gejalanya, Anda dapat melakukan:
- Minum banyak cairan untuk menghindari dehidrasi. Anda perlu mengganti cairan yang hilang akibat diare. Hindari meminum soda atau jus buah kepada anak-anak karena dapat memperburuk diare mereka.
- Minum parasetamol untuk demam atau nyeri.
- Beristirahatlah yang banyak.
- Jika Anda merasa ingin makan, makanlah makanan biasa, seperti sup, nasi, pasta, dan roti.
Ingat, apabila bayi dan anak kecil yang terinfeksi, terutama jika mereka berusia kurang dari satu tahun, memiliki risiko lebih besar mengalami dehidrasi.
Norovirus dapat menyebar dengan sangat mudah, jadi harus mencuci tangan secara teratur saat sakit sampai setidaknya 48 jam setelah gejala berhenti, untuk mengurangi risiko penularan.
Baca Juga: Benarkah Sikat Gigi selama 2 Menit Bisa Cegah Virus Corona? Ini Buktinya!
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat