Health / konsultasi
Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Sikat gigi (unsplash)

Suara.com - Pakai masker dan mencuci tangan secara rutin adalah langkah-langkah untuk mengurangi risiko penularan virus corona Covid-19.

Tapi, langkah umum itu tidak cukup untuk mencegah penularan virus corona Covid-19. Kini, seorang ahli menyarankan semua orang untuk lebih ekstra menyikat gigi selama pandemi virus corona.

Profesor Martin Addy, seorang profesor kedokteran gigi di University of Bristol, menyerukan sikat gigi secara rutin ini sama pentingnya dengan mencuci tangan selama pandemi.

"Pasta gigi mengandung deterjen yang sama seperti ditemukan pada gel pencuci tangan. Tindakan antimikroba pasta gigi di mulut berlangsung selama 3 hingga 5 jam. Dengan demikian, sikat gigi bisa mengurangi viral load atau infeksi virus corona yang memasuki mulut," jelas Martin Addy dikutip dari Mirror UK.

Profesor Addy telah menyarankan agar semua orang harus menyikat gigi setiap kali meninggalkan rumah. Pada sebagian besar waktu, sikat gigi harus difokuskan ketika mereka akan keluar rumah untuk olahraga atau belanja.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

"Idealnya, frekuensi menyikat gigi harus ditingkatkan," jelasnya.

Kebiasaan sikat gigi secara rutin ini bukan pertama kalinya dipromosikan oleh Profesor Addy demi mengurangi risiko penularan virus corona Covid-19.

Dalam laporan sebelumnya ke British Dental Journal, Profesor Addy mengaku terkejut karena profesi gigi tidak menyarankan sikat gigi sebagai tindakan pencegahan virus corona.

Addy menambahkan bahwa praktik kebersihan mulut yang direkomendasikan yaitu menyikat gigi dua kali sehari selama dua menit harus dilakukan dengan baik dan diperkuat lagi.

Karena, Addy mengatakan orang yang tidak melakukan langkah sikat gigi dengan benar paling rentan terinfeksi virus corona Covid-19, seperti lansia yang mengandalakan pengasuh untuk menyikat giginya.

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.