Suara.com - Sakit selama menstruasi memang umum, namun ada beberapa kondisi yang mendefinisikan bahwa menstruasi Anda tak normal.
Melansir dari Healthsots, kram dan nyeri menjadi kondisi umum yang terjadi akibat menstruasi. Namun ketika Anda merasa nyeri dan sulit bangun dari tempat tidur, maka kondisi tersebut perlu diperhatikan.
Menurut Dokter Uma Vaidyanathan, konsultan senior, kebidanan dan ginekologi, Rumah Sakit Fortis, New Delhi, ada 4 tanda sakit menstruasi tak lagi normal, antara lain:
1. Mengganggu Kehidupan Sehari-hari
Ketika nyeri menstruasi sudah mengganggu kehidupan sehari-hari seperti tak bisa bekerja, maka nyeri Anda perlu jadi perhatian.
"Jadi, jika Anda mengalami rasa sakit yang mengganggu hidup Anda, pastikan untuk mencari pertolongan dokter," kata Vaidyanathan.
2. Obat Nyeri Tak Manjur
Saat mengonsumsi obat-obatan yang dijual umum untuk membantu meredakan kram menstruasi tak lagi manjur, konsultasikan ke bidan atau dokter.
"Jika obatnya tidak berhasil, Anda harus mengunjungi dokter," kata Dr Vaidyanathan.
Baca Juga: Amenorrhea, Masalah Menstruasi yang Sebaiknya Jangan Diabaikan
3. Panggul Tak Nyaman
Nyeri di sekitar daerah panggul selama menstruasi sering terjadi. Namun, mengalami ketidaknyamanan pada pinggul di luar siklus menstruasi merupakan hal yang tak wajar.
"Sakit panggul atau nyeri perut yang terus menerus saat melakukan hubungan seksual itu tidak normal. Jadi, cari bantuan medis segera setelah Anda merasakan hal konsisi itu," imbuhnya.
4. Kram Perut Terasa Berbeda
Setiap perubahan pola rasa sakit saat menstruasi perlu diperhatikan, seperti perut yang nyeri tak seperti biasa atau beberapa gejela lain yang lebih parah.
"Rasa sakit yang luar biasa juga bisa disebabkan oleh endometriosis yang merupakan kondisi di mana sel-sel di lapisan rahim ditemukan di tempat lain di tubuh. Situasi seperti itu perlu didiagnosis sedini mungkin," kata Dr Vaidyanathan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!