Suara.com - Belakangan viral soal rencana dibuka kembali bioskop setelah berbulan-bulan ditutup akibat pandemi Covid-19. Pembukaan bioskop sendiri menuai pro dan kontra dari masyarakat, apalagi dengan kasus Covid-19 di Indonesia yang tak kunjung terkendali.
Melansir dari dari Health, sebelum ingin datang ke bioskop Anda mungkin perlu mencatat bahwa Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memasukkan bioskop dalam tempat berisiko tinggi penularan Covid-19.
"Ini karena bioskop membawa orang-orang ke dalam ruangan yang sama dan berada dalam jarak dekat untuk waktu yang lama," kata Anne Rimoin, PhD, MPH, profesor epidemiologi di UCLA Fielding School of Public Health, kepada Health.
"Virus ditularkan melalui tetesan ketika kita berbicara, tertawa, dan bernapas. Bioskop menghadirkan suasana tertawa dan berbicara dua hingga tiga jam dengan ventilasi yang kurang optimal," jelas Rimoin.
Sementara Carol A. Winner, MPH, pendiri gerakan jarak pribadi Give Space menyatakan bahwa peluang terinfeksi Covid-19 di bioskop hampir sama seperti di restoran. "Meskipun orang berbicara lebih sedikit di bioskop, mereka bisa saja melepaskan maskernya, tertawa, batuk, bersin, dan kemudian mencoba berbicara," kata Winner.
Pembukaan kembali bioskop mungkin akan menjanjikan dengan fasilitas atau protokol kesehatan seperti memakai masker, jeda, pelebaran jarak kurisi, hingga cuci tangan. Meskipun semua tindakan ini dapat membantu mencegah penyebaran virus corona, namun tidak dapat menghentikan virus sama sekali.
Dalam banyak kasus, sulit untuk mengetahui apakah sesama penonton mengikuti semua protokol kesehatan. Winner menjelaskan bahwa sangat sulit bagi staf untuk menerapkan pedoman memakai masker di bioskop yang gelap.
"Jika Anda pergi ke bioskop, pilihlah yang secara signifikan membatasi pelanggan dan ketat dalam protokol kesehatan," kata Rimoin menyarankan.
"Jangan melepaskan masker untuk makan atau minum dan akan menghindari penggunaan kamar kecil," imbuhnya.
Baca Juga: Kebun Binatang Surabaya Dibuka, Tapi Balita dan Lansia Tidak Boleh Masuk
Sementara Winner menyarankan bahwa cara aman lain yang perlu dilakukan adalah menjaga jarak fisik sejak masuk bioskop. Kemudian kenakan hand sanitizer sesaat sampai di tempat duduk.
"Namun tetap lebih aman berpelukan di dalam rumah dengan orang tersayang sambil menonton Netflix bersama semangkuk besar popcorn daripada pergi ke bioskop," ujar Winner.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
Terkini
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan