- Longsor hebat terjadi di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu siang, dipicu curah hujan tinggi menyebabkan ketidakstabilan gundukan sampah.
- Basarnas mengonfirmasi tiga korban meninggal dunia akibat tertimbun, yaitu dua pemilik warung dan seorang sopir truk di lokasi.
- Proses evakuasi dan pendataan korban serta truk yang tertimbun masih berlangsung di TPST Zona 4C dengan melibatkan petugas gabungan.
Suara.com - Peristiwa tragis melanda kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, pada Minggu (8/3) siang. Gunungan sampah yang mencapai ketinggian kritis dilaporkan mengalami longsor hebat yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan kerusakan material yang signifikan.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) DKI Jakarta mengonfirmasi bahwa sejauh ini terdapat tiga orang yang dinyatakan meninggal dunia akibat tertimbun material longsoran di lokasi kejadian, tepatnya di Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, memberikan rincian mengenai identitas para korban yang berhasil dievakuasi dari tumpukan sampah tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, ketiga korban terdiri dari dua orang perempuan dan satu orang laki-laki.
Para korban diketahui merupakan warga yang beraktivitas di sekitar area pembuangan sampah tersebut, baik sebagai pemilik usaha warung maupun pekerja transportasi sampah.
"Identitas korban yaitu Enda Widayanti (25), Sumine (60) keduanya pemilik warung, sedangkan satu lagi korban Dedi Sutrisno merupakan sopir truk," ucapnya sebagaimana dilansir Antara.
Proses evakuasi dan pendataan di lokasi longsor masih terus berlangsung hingga saat ini. Medan yang sulit dan luasnya area yang terdampak menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat.
Desiana menekankan bahwa jumlah kerugian dan kemungkinan adanya korban tambahan masih terus dipantau oleh personel di lapangan.
Hal ini dikarenakan banyaknya aset kendaraan dan bangunan semi permanen yang berada di jalur lintasan longsor saat kejadian berlangsung.
Baca Juga: Harga Sembako Naik Jelang Idul Fitri? Pemkab Bekasi Akan Gelar Operasi Pasar
"Untuk sementara sedang dilakukan pendataan jumlah korban," katanya.
Berdasarkan laporan kronologi, musibah ini dipicu oleh faktor cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bekasi dan sekitarnya.
Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak siang hari membuat struktur gundukan sampah menjadi tidak stabil.
Informasi mengenai detik-detik mencekam saat longsor terjadi juga sempat terekam dan beredar luas di media sosial Instagram melalui akun @lbj_jakarta.
Video tersebut memperlihatkan bagaimana massa sampah yang masif menimbun akses jalan utama di dalam area TPST.
"Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Bekasi seiak siang tadi. Kondisi gundukan sampah yang sudah mencapai ketinggian kritis membuatnya tidak stabil, hingga akhirnya material sampah tumpah menutupi akses jalan dan mengubur truk-truk yang sedang mengantre untuk proses bongkar muat," tulis akun tersebut.
Berita Terkait
-
Harga Sembako Naik Jelang Idul Fitri? Pemkab Bekasi Akan Gelar Operasi Pasar
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Siapa Ermanto Usman? Mantan Pegawai JICT yang Tewas Mengenaskan di Bekasi
-
Horor Sahur di Bekasi: Perampokan Maut di Jatibening, Suami Tewas dan Istri Kritis
-
Tegas! Wali Kota Bekasi Setop Paksa Proyek Galian 'Siluman' di Kali Abang Tengah
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Momen Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan
-
IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika
-
Proyek Gas Terbesar Mulai Dibangun, Ini Dampaknya bagi Ekonomi
-
5 Parfum Beraroma Bakery dengan Wangi Khas yang Unik, Bikin Ketagihan!
-
Jangan Fokus Proyek EBT Saja, Keandalan Listrik Penting Buat Transisi Energi
-
Prabowo Dituduh Lakukan 'Kejahatan Pembiaran' Terkait Isu Ijazah Palsu Jokowi
-
Benarkah Telinga Berdenging Tanda Ibadah Ditolak? Begini Penjelasan Buya Yahya
-
Jaksa Agung Minta Jampidsus Kuntadi Tak Tebang Pilih Tangani Kasus: Jangan Takut Ditekan!
-
Khutbah di Bawah Lembah: Melawan Tanpa Kebencian, Bertahan Demi Martabat
-
Bisnis Agen Logistik Kian Dilirik Anak Muda, Modal Mulai Rp10 Juta