Suara.com - Diabetes bisa terjadi pada siapa saja, namun satu dari empat orang dengan diabetes tak menyadari kondisinya. Diabetes sendiri menampilkan berbagai gejala yang harus diwaspadai seperti sering haus atau buang air kecil.
Diabetes juga bisa disebabkan oleh pola hidup yang tak sehat umumnya konsumsi makanan tinggi gula. Namun melansir dari Bustle, nyatanya ada beberapa kegiatan sehari-hari yang nyatanya bisa memicu diabetes, antara lain:
1. Menggunakan Obat Kumur Tiap Hari
Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Nitric Oxide menemukan bahwa menggunakan obat kumur lebih dari dua kali sehari dapat meningkatkan risiko terkena pradiabetes atau diabetes.
"Ada mekanisme biologis yang masuk akal di mana obat kumur membunuh bakteri mulut dan bakteri mulut memecah nitrat dalam makanan Anda," kata Dr. Nate Favini M.D., pimpinan medis di Forward.
"Produk sampingan dari kerusakan itu dapat membantu regulasi metabolisme Anda," imbuhnya.
2. Mengidap Flu
Sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan pada Journal of Virology menemukan bahwa virus flu berpotensi memicu diabetes tipe 1. Virus flu dapat memicu sekumpulan sel inflamasi yang mengenali sel penghasil insulin dan menghancurkannya.
3. Gangguan Tidur
Baca Juga: Sering Konsumsi Soda? 4 Hal Ini akan Terjadi Jika Anda Berhenti Meminumnya!
Gangguan tidur seperti apnea tidur yang tidak terdiagnosis dapat menyebabkan dan memperburuk diabetes.
Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam North American Journal of Medical Sciences menemukan bahwa mengalami apnea tidur sedang atau parah dikaitkan dengan resistensi insulin. Resistensi insulin sendiri menjadi penanda utama dari diabtes.
4. Pakai Wadah Plastik
Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Research menemukan hubungan antara ftalat atau bahan kimia yang ditemukan dalam plastik dan produk konsumen lainnya dengan diabetes tipe 2.
Dalam sebuah penelitian terhadap 1.500 pria menunjukkan bahwa 99,6 persen di antara peserta memiliki kandungan ftalat dalam urine mereka. Peserta dengan tingkat senyawa tersebut yang lebih tinggi cenderung menderita diabetes tipe 2.
"Plastik adalah sumber utama bahan yang mengganggu endokrin lingkungan. Saat plastik terurai seiring waktu, bahan kimia tersebut terlepas dari plastik ke udara," kata Allison Caggia, direktur editorial di Diabetes Daily kepada Bustle.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- iQOO 15R Lolos Sertifikasi Resmi, Harga Diprediksi Lebih Terjangkau
Pilihan
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar