Suara.com - Asupan makanan ibu hamil perlu yang banyak nutrisi dan bergizi. Terpenting, ibu hamil juga disarankan mengonsumsi masakan matang dan menghindari makanan mentah.
Makanan setengah matang atau mentah dianggap sangat berbahaya untuk ibu hamil. Sebab, makanan mentah berisiko terinfeksi oleh bakteri Salmonella dan Listeria, yang bisa berujung pada keguguran.
Tak hanya itu, makanan setengah matang juga akan mengandung parasit seperti Toxoplasma gondii. Sehingga, bila parasit ini tertelan, maka ibu hamil berisiko mengalami infeksi toksoplasmosis.
Sebenarnya semua bakteri itu bisa mati, namun ketika dimasak hingga matang. Akan tetapi, bakteri ini akan tetap hidup pada makanan mentah atau setengah matang.
Jadi, sangat penting bagi ibu hamil untuk memastikan tingkat kematangan makanan sebelum mengkonsumsinya.
Akibatnya bila dikonsumsi makan akan berpengaruh pada kesehatan janin, karena bisa menghambat perkembangannya.
Bahkan pada kasus yang berat, infeksi ini juga dapat menyebabkan keguguran atau kematian janin dalam kandungan (stillbirth).
Selain makanan hewani seperti yang telah disebut di atas, sayuran berkecambah, seperti tauge, juga sangat tidak dianjurkan dikonsumsi dalam keadaan setengah matang, apalagi mentah.
Hal ini karena bisa menjadi tempat bakteri Salmonella, E. Coli, dan Listeria.
Baca Juga: Studi: Hamil Usia 30-an Tingkatkan Risiko Serangan Jantung Usai Melahirkan
Berikut Suara.com rangkum dari Alodokter makanan mentah yang perlu dihindari ibu hamil, di antaranya:
1. Daging mentah
Daging mentah atau daging setengah matang dapat mengandung parasit toxoplasma yang berbahaya bagi ibu hamil, karena bisa menyebabkan infeksi pada janin, sekalipun ibu hamil tidak mengalami gejala apa pun.
Oleh karena itu, bila ibu hamil ingin mengonsumsi daging, termasuk daging cincang dan sosis, pastikan daging tersebut sudah benar-benar matang.
Masaklah hingga tidak ada lagi bagian daging yang tampak berdarah atau berwarna merah muda.
2. Telur mentah
Berita Terkait
-
Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan
-
Gundah Gulana Ibu Hamil di Perang Lebanon: Apakah Bayi Saya Aman
-
Pencerah Lipatan yang Aman untuk Bumil dan Busui, Ini Rekomendasinya
-
Kritik dr. Tan Shot Yen: Susu Bumil Gimmick Industri, Desak Program Makan Gratis Pakai Pangan Lokal!
-
Kenapa Indonesia Butuh Susu Ibu Hamil, tapi Negara Lain Tidak?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit
-
Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks