Suara.com - Kaki dingin umumnya terjadi saat Anda berada di wilayah dengan cuaca dingin. Kondisi ini bisa diatasi dengan mudah menggunakan kaos kaki atau selimut.
Namun, ada beberapa kondisi yang membuat kaki Anda dingin tanpa sebab. Melansir dari Insider, jika Anda mengalami hal tersebut maka perlu curiga bahwa mungkin Anda menderita kondisi kesehatan tertentu, antara lain:
Aterosklerosis adalah kondisi yang menyebabkan timbunan lemak di arteri dan membuat aliran darah tidak begitu cukup ke kaki. Hal ini yang menyebabkan buruknya sirkulasi darahdalam tubuh.
"Arteri di kaki Anda adalah yang terkecil yang berarti paling mungkin terkena dampak pertama. Ketika arteri ini tersumbat, Anda bisa mengalami kaki yang dingin dan terkadang nyeri," kata Danielle DesPres, DPM, Board Certified Foot & Ankle Surgeon & Ahli penyakit kaki di NYC di fakultas di New York College of Podiatric Medicine.
2. Neuropati Diabetes
Meskipun diabetes itu sendiri mungkin tidak menyebabkan kaki dingin, beberapa orang dengan diabetes tipe 1 atau tipe 2 mengalami kerusakan saraf atau neuropati di kaki mereka. Kerusakan saraf ini dapat mengganggu saraf yang mendeteksi suhu di kaki sehingga menimbulkan sensasi yang tidak menyenangkan.
3. Penyakit Raynaud
Penyakit Raynaud adalah kondisi langka yang menyebabkan pembuluh darah di tangan dan kaki menyempit setiap kali merasa kedinginan atau stres.
Baca Juga: Jadi Bengkak dan Keunguan, Pasien Covid-19 Bisa Alami Peradangan Jari Kaki
Ketika kambuh, darah tidak bisa sampai ke tangan dan kaki yang mungkin membuatnya terasa lebih dingin dan terlihat putih atau kebiruan. Orang yang tinggal di iklim yang lebih dingin lebih mungkin untuk menderita penyakit Raynaud.
4. Neuropati Perifer
Neuropati perifer mengacu pada segala kondisi yang menyebabkan kerusakan saraf pada sistem saraf tepi. Sistem saraf tepi terdiri dari semua saraf di tubuh Anda kecuali yang ada di otak dan sumsum tulang belakang. Saraf ini bertugas untuk mengirimkan sinyal dari otak dan sumsum tulang belakang ke seluruh tubuh Anda.
"Ketika seseorang menderita neuropati, sarafnya rusak dan dapat menyebabkan perasaan mati rasa, rasa panas sedingin es, dan kesemutan di kaki. Sensasi abnormal inilah yang dapat membuat seseorang merasa seolah-olah kaki mereka membeku karena saraf mereka memproduksi. sensasi abnormal," kata DesPres.
5. Anemia
Anemia menyebabkan tubuh memproduksi lebih sedikit sel darah merah dari biasanya. Kondisi ini bisa menimbulkan sejumlah masalah, termasuk kaki dingin kronis.
"Jika tubuh Anda tidak menghasilkan cukup hemoglobin, maka tubuh tidak akan mampu menghasilkan cukup sel darah merah kaya oksigen untuk menjaga kaki Anda tetap hangat," kata DesPres.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga