Suara.com - Melaney Ricardo sempat menjalani rawat inap selama 2 minggu di rumah sakit akibat positif terinfeksi virus corona Covid-19. Ia pun menceritakan kondisinya sejak awal terinfeksi hingga dinyatakan sembuh melalui channel Youtube-nya.
Melaney Ricardo bercerita sempat menjalani CT scan dan foto thorax untuk mengetahui kondisi tubuhnya setelah dinyatakan positif Covid-19. Tapi, saat itulah Melaney mengetahui tubuhnya kekurangan zat besi dan memiliki anemia.
"Setelah melakukan tes segala macam. Dokter memintaku untuk dirawat di rumah sakit karena kurang oke. Ternyata aku punya anemia, Hb ku sangat rendah. Aku masuk Hbku 8, padahal normalnya 13. Aku juga defisit zat besi," katanya.
Bahkan virus corona Covid-19 yang memengaruhi fungsi paru-parunya juga berdampak banyak pada organ tubuh lainnya. Karena itu, Melaney harus menjalani rawat inap.
Kekurangan zat besi seperti Melaney Ricardo itu bisa terjadi pada semua orang. Kondisi ini juga salah satu faktor yang membuat seseorang lebih berisiko terinfeksi virus corona Covid-19.
Karena dilansir dari Alodokter, zat besi adalah komponen utama hemoglobin dalam sel darah merah yang berfungsi mengikat oksigen untuk disalurkan seluruh tubuh. Zat besi ini juga berperan dalam sistem imunitas tubuh.
Sehingga orang bisa merasakan lemas dan mudah terserang penyakit ketika kekurangan zat besi. Berikut ini beberapa tanda kekurangan zat besi yang perlu diwaspadai.
1. Lelah dan sesak napas
Lelah akibat kekurangan zat besi akan terasa berbeda dengan kelelahan akibat aktivitas berat. Lelah akibat kekurangan zat besi biasanya disertai dengan lemas, sulit konsentrasi dan mudah marah.
Baca Juga: Virus Corona Makin Naik, Inggris Justru Temukan Kasus Flu Burung Baru
Selain itu, kondisi ini bisa menyebabkan seseorang sesak napas. Karena, kekurangan zat besi bisa menghambat suplai oksigen ke seluruh tubuh.
2. Wajah pucat
Seseorang yang kekurangan zat besi akan terlihat lebih pucat. Karena, tubuh akan memproduksi hemoglobin lebih sedikit dari biasanya ketika kekurangan zat besi. Efeknya, rona merah pada kulit wajah pun akan berkurang.
3. Lidah bengkak
Kurangnya suplai oksigen karena kekurangan zat besi pada tubuh membuat otot-otot dan lidah menjadi bengkak serta terasa nyeri. Selain itu, bagian sisi mulut juga akan terlihat pecah-pecah. Bahkan warna lidah akan terlihat lebih pucat daripada biasanya.
4. Rambut rontok
Kekurangan zat besi bisa menyebabkan folikel rambut tidak memperoleh oksigen memadai sehingga menyebabkan kerontokan. Karena, pada kondisi ini tubuh akan memfokuskan oksigen pada organ-organ vital yang lebih penting.
5. Mudah infeksi
Orang yang kekurangan zat besi memang lebih rentan terkena infeksi. Karena, zat besi merupakan bagian penting dalam sistem imunitas atau daya tahan tubuh, sekaligus mendukung pembentukan sel darah putih untuk memerangi infeksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026