Suara.com - Diabetes membuat insulin tidak responsif sehingga menyebabkan kadar gula darah meningkat. Kondisi tersebut yang kemudian menyebabkan berbagai komplikasi di seluruh tubuh termasuk pada ginjal dan tekanan darah.
"Diabetes dapat memengaruhi pembuluh darah kecil dan dapat menyebabkan hipertensi. Kondini ini juga dapat menyebabkan penyakit ginjal," kata Dr. Vivek Bhalla, profesor kedokteran dan nefrologi di Fakultas Kedokteran Universitas Stanford di California seperti yang dikutip dari Medicalxpress.
Diabetes menyebabkan ginjal menjadi tak terlalu efisien dalam menyaring darah. Kondisi ini juga menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku dan menyebabkan tekanan darah tinggi.
"Tekanan darah tinggi mempercepat penyakit ginjal ibarat minyak tanah yang dilempar ke atas api. Begitupun masalah ginjal memperburuk tekanan darah tinggi yang jadi akar dari banyak masalah termasuk berhubungan dengan jantung," imbuhnya.
Melansir dari Medicalxpress, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) memperkirakan bahwa setidaknya 37 persen orang dewasa AS dengan diabetes juga memiliki penyakit ginjal kronis. National Kidney Foundation juga memperkirakan hingga 40 perseb penderita diabetes tipe 2 pada akhirnya akan mengalami gagal ginjal.
Bhalla mengingatkan masyarakat bahwa mereka dapat mengatasi banyak masalah dari diabetes dengan menjalani pola hidup sehat.
"Penurunan berat badan membantu dalam banyak hal," kata Bhalla.
"Jika Anda merasa sedikit kelebihan berat badan, menurunkan berat badan melalui diet dapat menurunkan gula darah Anda. Hal itu dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit ginjal. Tidak mudah untuk dicapai tetapi sangat diperlukan," imbuhnya.
Baca Juga: Gunakan Kotoran Telinga, Ilmuwan Bisa Mendeteksi Tingkat Stres Seseorang!
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat