Suara.com - Momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) diperingati setiap 12 November. Di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum usai, HKN ke-56 tahun ini mengusung tema "Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat".
Pada perayaan HKN tahun ini, pemerintah juga mengambil sub tema yang masih berhubungan dengan pandemi, yaitu "Jaga Diri, Keluarga dan Masyarakat, Selamatkan Bangsa dari Pandemi Covid-19".
Melaui sub tema itu, pemerintah mengimbau kepada seluruh masyarakat dan tenaga kesehatan, agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.
Tak hanya mencegah dengan protokol kesehatan, ada baiknya untuk masyarakat agar membentengi diri dengan rutin olahraga supaya imun semakin kuat.
Dilansir dari Live Science, ada empat jenis latihan olahraga yang dapat meningkatkan kebugaran. Apa saja?
1. Latihan aerobik
Latihan aerobik, seperti lari, berenang, atau menari, adalah aktivitas yang melatih sistem kardiovaskular, yakni meningkatkan detak jantung dan membuat Anda bernapas lebih keras.
Jenis olahraga ini dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2, dan tekanan darah tinggi, bahkan dapat menurunkan risiko kanker.
2. Latihan kekuatan
Baca Juga: 5 Alat Olahraga yang Laris Saat Harbolnas: Sepeda Statis Hingga Dumbel
Latihan kekuatan, seperti angkat beban, push-up, dan crunch, melatih otot Anda dengan menggunakan resistansi (seperti dumbell atau berat badan Anda sendiri.)
Jenis latihan ini meningkatkan massa otot tanpa lemak, yang sangat penting untuk menurunkan berat badan, karena otot membakar lebih banyak kalori daripada jenis jaringan lainnya.
3. Latihan keseimbangan
Latihan keseimbangan meningkatkan kemampuan Anda untuk mengontrol dan menstabilkan posisi tubuh. Jenis olahraga ini sangat penting untuk orang dewasa yang lebih tua, karena keseimbangan semakin buruk seiring bertambahnya usia. Latihan keseimbangan contohnya tai chi, pilates, dan yoga.
4. Latihan fleksibilitas
Latihan fleksibilitas meregangkan otot Anda dapat meningkatkan rentang gerak pada persendian. Ini dapat meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi risiko cedera selama olahraga dan aktivitas lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari