Suara.com - Pekan lalu Zaskia Sungkar mengungkapkan bahwa dirinya sempat harus diperiksakan ke rumah sakit lantaran mengalami sakit perut parah hingga ia tidak dapat menahannya.
"Kemarin aku sempat ke dokter gitu, padahal sebenarnya itu belum waktunya untuk periksa. Aku bilang, sakit banget ini hari kelima Masha Allah," kisah istri Irwansyah ini, dikutip dari tayangan YouTube The Sungkar Family.
Setelah diperiksa, dokter mengatakan bahwa ususnya memiliki pergerakan yang lambat. Karenanya, dokter merekomendasikan kakak Shireen Sungkar ini untuk berolahraga.
"Seminggu lagi 'kan aku udah masuk usia empat bulan (kehamilannya). Kata dokter nggak papa karena ususku bergerak lambat. Ususnya jadi males jadi aku harus banyak gerak," sambungnya.
Pergerakan usus lambat yang dialami Zaskia merupakan salah satu tanda sindrom usus malas. Kondisi ini terjadi saat usus bekerja lambat dalam memindahkan makanan.
Tapi benarkah olahraga dapat mengatasi sindrom usus malas?
Berdasarkan Hello Sehat, olahraga ringan yang dilakukan secara rutin memang dapat mengatasinya. Sebab, olahraga dapat memperlancar sirkulasi darah menuju perut sehingga gerak peristaltik, gerakan otat yang berkontraksi untuk mendorong makanan di saluran pencernaan, makin lancar.
Olahraga yang disebut dapat memperlancar pencernaan adalah aerobik ringan yang meningkatkan pernapasan dan detak jantung.
Jantung yang sehat dan paru yang lebih baik akan menghasilkan aliran darah yang lebih lancar, sehingga memengaruhi pergerakan usus secara lebih efisien.
Baca Juga: Waspada, Depresi Dibarengi Diare Bisa Jadi Tanda Radang Usus di Masa Depan
Jenis olahraga yang dapat dilakukan seperti jalan kaki atau jogging 10 hingga 15 menit setiap hari, bersepeda, berenang, atau senam aerobik.
Sedangkan pada Zaskia Sungkar, dokter menyarankan untuk berenang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik