Suara.com - Artis Indonesia Nikita Mirzani, secara gamblang meragukan sosok Habib Rizieq Shihab adalah Keturunan Nabi Muhammad SAW. Pemain film "Comic 8" ini bahkan menantang Habib Rizieq untuk melakukan tes DNA.
"Pada berisik bilang cucu nabi, gue juga cucu Nabi Adam. Coba biar enggak ada fitnah, tes DNA biar kita lihat kalau benar dia keturunan Rasulullah," tulis Nikita Mirzani di Insta Story, dilansir dari Hops.id, Minggu (15/11/2020).
"Coba, berani enggak tuh manusia yang elo agung-agungkan buat tes DNA?" tantangnya.
Soal Habib Rizieq keturunan Nabi Muhammad SAW disampaikan oleh Ustaz Ahmad Alatas yang merupakan Ketua Lembaga Pencatatan Nasab Makhtab Addaimi, Rabithah Alawiyah.
Ia mengatakan bahwa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut merupakan keturunan dari generasi ke-39 Nabi Muhammad SAW. Tapi jika diurut sampai ke Fatimah Az Zahra AS, maka Habib Rizieq merupakan keturunan ke-38.
"Kalau sampai ke Siti Fatimah dia ke-38. Kalau sampai ke Nabi Muhammad SAW dia ke-39," katanya.
Apa Itu Tes Genetic Ancestry?
Bagi orang-orang yang tertarik dengan sejarah keluarga (genealogi), dapat melakukan tes genetic ancestry. Ini merupakan pengujian keturunan genetik yang menggunakan informasi DNA untuk memberikan petunjuk tentang dari mana nenek moyang seseorang mungkin berasal dan tentang hubungan antar keluarga. Demikian dilansir dari Medline Plus.
Tes genetic ancestry menggabungkan pengujian DNA dengan catatan silsilah dan sejarah, dan biasanya menggunakan database besar untuk mengidentifikasi kecocokan, atau perbandingan langsung untuk menguji kecocokan yang diharapkan.
Baca Juga: Nikita Mirzani Galang Dana Tes DNA Habib Rizieq, Ini Silsilah Keturunan HRS
Ada 3 jenis tes genetic ancestry yang umum digunakan untuk mengetahui silsilah keluarga, yakni:
1. Pengujian kromosom Y
Variasi dalam kromosom Y, yang diturunkan secara eksklusif dari ayah ke anak laki-laki, dapat digunakan untuk mengeksplorasi keturunan langsung dari garis laki-laki. Pengujian kromosom Y hanya bisa dilakukan pada laki-laki, karena perempuan tidak memiliki kromosom Y. Namun, wanita yang tertarik dengan jenis pengujian genetik ini terkadang merekrut kerabat laki-laki untuk melakukan tes.
2. Tes DNA mitokondria
Jenis pengujian ini mengidentifikasi variasi genetik dalam DNA mitokondria. Meskipun sebagian besar DNA dikemas dalam kromosom di dalam inti sel, struktur sel yang disebut mitokondria juga memiliki sejumlah kecil DNA sendiri (dikenal sebagai DNA mitokondria).
Baik pria maupun wanita memiliki DNA mitokondria, yang diturunkan dari ibu mereka, jadi jenis pengujian ini dapat digunakan oleh kedua jenis kelamin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?