Suara.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memberikan penghargaan pada sejumlah fasilitas umum yang telah berhasil mengimplementasikan faktor kesehatan lingkungan. Inisiasi ini juga sebagai bentuk pencegahan Covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan termasuk di tempat fasilitas umum.
"Sesuai peraturan pemerintah, kegiatan ini bisa menjadi momentum mengajak seluruh komponen anak bangsa dalam perilaku hidup sehat serta penerapan protokol di tempat dan fasilitas umum," ujar Menteri Terawan dalam keterangannya, Selasa, (17/11/2020).
Terawan melanjutkan, bahwa penghargaan itu diberikan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi bagi stakeholder terkait untuk terus memperbaiki protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Beberapa di antaranya seperti, terminal dan pelabuhan sehat, hingga pelayanan yang bebas alat kesehatan bermerkuri.
"Sehingga fasilitas umum memberikan kesehatan bagi masyarakat dan menekan penyebaran Covid-19 di masa pandemi yang belum berakhir ini," imbuhnya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menambahkan bahwa kebijakan yang terintegrasi dalam protokol kesehatan lingkungan ini pun perlu terus dioptimalkan. Oleh karena itu penting untuk mendorong inisasi lintan lembaga dan kementerian.
"Agar semua pihak bisa menerapkan kesadaran, jangan kendor mengimplementasikan protokol kesehatan," tegasnya.
Sebagai informasi, data jumlah terminal di Indonesia pada 2020 di antaranya terdiri dari terminal tipe A sebanyak 97 terminal, tipe B sebanyak 294 terminal dan tipe C terdiri dari 400 terminal.
Pengumuman Penghargaan Bidang Kesehatan Lingkungan Tahun 2020 di antaranya, Pemenang Terminal Tipe A di antaranya, juara 1 diraih Terminal Tirtonadi Surakarta, juara 2 diraih Terminal Bus Terpadu Sentra Timur Pulo Gebang DKI Jakarta dan juara 3 diraih Terminal Insinyur Soekarno Kab. Klaten.
Pemenang Terminal Tipe B di antaranya, juara 1 diraih Terminal Maospati Provinsi Jawa Timur, juara 2 diraih Terminal Banjar Negara Jawa Tengah, juara 3 diraih Terminal Anjuk Ladang Provinsi Jatim.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Semarang Tinggi, IDI: Kepatuhan Prokes Minim Dilakukan
Sedangkan, Pemenang Terminal Tipe C di antaranya juara 1 diraih Terminal Gunung Pati Kota Semarang, juara 2 diraih Terminal Madyopura Kota Malang dan juara 3 diraih Terminal Condong Catur Kab Sleman.
Tak hanya terminal, ada pula perwakilan penerima penghargaan pelabuhan sehat 2020 ada Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Jakarta dan Pelabuhan khusus PT Badak LNG, Bontang. Adapun Penghargaan Bandara Sehat 2020 yaitu diraih oleh Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS