Suara.com - Dokter Top AS (Amerika Serikat) Dr. Anthony Fauci meyakinkan publik bahwa vaksin virus corona akan aman dan efektif. Hal itu sekaligus menjawab bahwa percepatan pengembangan itu bukan ditujukan untuk politik.
"Proses kecepatan tidak berkompromi sama sekali dengan keamanan, juga tidak membahayakan integritas ilmiah," kata Fauci pada hari Kamis pada pengarahan gugus tugas virus korona Gedung Putih dalam beberapa bulan.
Dilansir dari New York Post, ia mengatakan bahwa itu adalah cerminan dari kemajuan ilmiah yang luar biasa dalam jenis vaksin ini. Ia menyebut bahwa vaksin itu berhasil dibuat dalam hitungan bulan, yang sebenarnya bisa memakan waktu hingga bertahun-tahun sebelumnya.
“Jadi saya benar-benar ingin menyelesaikan kekhawatiran masyarakat tentang itu,” katanya, menyebut vaksin Pfizer dan Moderna “benar-benar solid," kata Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular.
“Kami benar-benar perlu menghentikan konsep apa pun bahwa ini dilakukan dengan terburu-buru dalam cara yang tidak tepat,” kata Fauci.
Peringatan tersebut menyusul usai pernyataan dari Gubernur NY Andrew Cuomo yang telah berulang kali menyatakan bahwa pengembangan vaksin telah "dipolitisasi" oleh Trump dan perlu menjalani pemeriksaan putaran kedua oleh pemerintahannya.
Fauci mengatakan terobosan Pfizer baru-baru ini tentang kandidat vaksin yang berhasil menjadi sebuah harapan bagi penanganan pandemi Covid-19. Tetapi ia memperingatkan masyarakat untuk menggunakan masker dan menjaga jarak secara sosial sampai mereka dapat didistribusikan secara luas dimulai dengan vaksinasi pertama pada akhir Desember.
“Jika Anda bertempur dan kavaleri sedang dalam perjalanan, Anda jangan berhenti menembak. Anda terus berjalan sampai kavaleri tiba di sini, ”katanya.
Amerika Serikat sendiri mengalami lonjakan yang mengganggu dalam infeksi virus corona harian baru dan mencapai tonggak sejarah yang suram dengan 250.000 kematian akibat virus corona pada hari Kamis.
Baca Juga: Tergolong Ringan, Simak Tiga Efek Samping Vaksin Covid-19 Moderna
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya