Suara.com - Imam besar FPI, Habib Rizieq Shihab saat ini dikabarkan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Ummi, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor Jawa Barat sejak Kamis (26/11/2020) kemarin.
Hal itu juga dibenarkan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya kepada Suara.com beberapa hari lalu. Sejauh ini kondisi Rizieq Shihab baik-baik saja dan masih diobservasi.
Namun begitu, Bima Arya menyebut imam besar FPI itu masuk rumah sakit karena kelelahan. Kondisi yang dialami oleh Rizieq Shihab ini tentu masih tergolong wajar, karena dalam beberapa waktu terakhir ia memang terlalu banyak melakukan aktivitas fisik sejak kepulangannya dari Arab Saudi.
Kondisi ini bisa dialami oleh semua orang dari tingkat paling ringan hingga berat. Sehingga setelah mengalami kondisi kelelahan berlebih, seseorang perlu membutuhkan waktu untuk beristirahat sejenak, sebelum kembali menjalani rutinitas seperti sedia kala.
Tetapi seperti dilansir dari Hellosehat, Anda juga perlu tahu 3 faktor penyebab utama seseorang mengalami kelelahan, yakni diantaranya karena masalah kesehatan, masalah psikologi, dan masalah gaya hidup seseorang tersebut.
Terutama kelelahan yang bisa disebabkan oleh masalah kesehatan. Berikut ragam penyakit dengan gejala kelelahan dan capai, seperti dilansir Alodokter, yaitu:
1. Anemia
Kurang darah atau anemia adalah kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat atau ketika sel darah merah tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, organ tubuh tidak mendapat cukup oksigen, sehingga membuat penderita mengalami kelelahan.
Anemia dapat terjadi sementara atau dalam jangka panjang, dengan tingkat keparahan yang bisa ringan sampai berat. Anemia merupakan gangguan darah atau kelainan hematologi yang terjadi ketika kadar hemoglobin berada di bawah normal.
Baca Juga: Habib Rizieq Dirawat di RS, Kenali Bedanya Hanya Kelelahan dan Jatuh Sakit
Orang dewasa dikatakan menderita anemia bila kadar hemoglobinnya di bawah 14 gram per desiliter untuk laki-laki. Untuk mengatasi anemia juga tergantung kepada penyebab yang mendasarinya, mulai dari konsumsi suplemen zat besi, transfusi darah, sampai operasi
2. Diabetes
Diabetes adalah penyakit kronis yang bisa menyerang siapa saja dengan ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel tubuh manusia.
Glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. Jika diabetes tidak dikontrol dengan baik, penderita akan mudah mengalami kelelahan.
Untuk melakukan pencegahan diabetes umumnya dengan melakukan pola hidup sehat, menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, hingga disarankan rutin menjalani pengecekan gula darah, setidaknya sekali dalam setahun
3. Penyakit Seliaka
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan