Suara.com - Sakit tenggorokan merupakan satu dari beberapa gejala virus corona Covid-19. Namun, kondisi ini juga bisa dialami penderita pilek biasa.
Lalu, bagaimana kita tahu sakit tenggorokan yang kita rasakan adalah tanda dari Covid-19?
Ilmuwan dan penyelidik di Covid-19 National Convalescence Plasma Project sekaligus penasihat di COVIDActNow, Leo Nissola, MD., menjelaskan sakit tenggorokan akibat Covid-19 akan terasa sangat kering.
"Dan laporan medis menunjukkan kemerahan di tenggorokan, tanpa infeksi bakteri, seperti radang, misalnya," jelas Nissola, dilansir Mens Health.
Ia menambahkan, sakit tenggorokan akibat Covid-19 juga biasanya disertai dengan gejala lain, seperti demam dan malaise.
Malaise merupakan perasaan tidak nyaman, tubuh terasa pegal dan lelah tanpa sebab. Umumnya, orang Indonesia menyebutnya sebagai 'tubuh meriang'.
Namun, saat ini segala gejala yang muncul pada saluran pernapasan atas diduga sebagai Covid-19, hingga hasil tes terbukti negatif.
Terlebih lagi, gejala telinga, hidung, dan tenggorokan, dapat mendahului perkembangan kasus Covid-19 yang parah.
"(Jadi) tidak ada perbedaan intrinsik antara sakit tenggorokan yang disebabkan oleh Covid-19 dan yang disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan atas lainnya," ujar Michael Lerner, MD, ahli laringologi Yale Medicine dan asisten profesor otolaringologi di Yale School of Medicine.
Baca Juga: 24 Orang yang Positif Covid-19 Disebut Bukan Tertular dari Anies atau Riza
Tapi ada aturan praktis yang dapat diterima, yaitu jika sakit tenggorkan disertai demam atau batuk, maka patut dicurigai.
"Jika sakit tenggorokan muncul setelah mengalami mulas, kemungkinan besar itu terkait dengan refluks. Jika disertai hidung tersumbat, pilek, dan bersin, bisa jadi itu alergi," tutur Inna Husain, MD., asisten profesor di otolaringologi di Rush University Medical Center, Chicago.
Apabila ingin melakukan tes untuk Covid-19 ketika mengalami sakit tenggorokan, Husain merekomendasikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui apakah tes diperlukan atau tidak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran