Suara.com - Usai hamil, tentu banyak perempuan yang ingin berat badannya kembali seperti semula. Tapi tentu hal itu tidak bisa dengan mudah didapatkan.
Tapi jangan khawatir, dokter spesialis keolahragaan dr. Michael Triangto Sp. KO., membagikan tips untuk para ibu bisa lebih terbiasa untuk olahraga pasca melahirkan. Selain untuk menjaga kebugaran, olahraga juga tentunya bisa mempercepat pembakaran lemak sehingga berat badan lebih cepat turun.
Dokter Michael menyarankan agar sebelum hamil, ibu sebaiknya membiasakan diri untuk melakukan olahraga dan aktivitas fisik.
"Kalau ibu setelah melahirkan, selama 9 bulan tidak bergerak lalu tiba-tiba disuruh bergerak tentu ada kekagetan atau terpaksa melakukan sesuatu yang tidak disiapkan. Jadi sebaiknya, ibu-ibu yang berencana untuk hamil, saya sarankan mulai olahraga dari sekarang plus aktivitas fisik," kata dokter Michael dikutip dari siaran langsung bersama ayahbunda, Jumat (11/12/2020).
Cukup lakukan olahraga ringan dengan berjalan kaki selama 30 menit per hari. Kegiatan itu sudah termasuk olahraga aerobik, kata dokter Michael. Selain itu, ia menyarankan juga untuk menambah dengan dua kali dalam seminggu melakukan latihan otot seperti pushup.
"Pushup dinding saja. Jadi lakukan gerakan Pushup, buka tangan selebar bahu letakan di dinding, jarak kaki setengah meter dari dinding, lalu kita tegangkan semua otot tubuh dan kita tinggal menggerakan siku saja. Itu sudah melatih otot dada supaya kencang," jelasnya.
Otot perut juga perlu dilatih karena area itu termasuk yang paling sering dikeluhkan banyak perempuan jika berat badan berlebih. Dokter Michael menjelaskan, latihan otot perut bisa dilakukan sambil duduk dengan meluruskan kaki dan bokong agak dimajukan.
Kemudian kedua tangan memegang kedua tepian alas kursi. Setelah itu lakukan gerakan mengangkat kedua lutut beberapa kali. Kedua gerakan itu masing-masing cukup dilakukan sebanyak lima kali selama dua kali dalam seminggu, saran dokter Michael.
"Ini untuk program yang baru merencanakan kehamilan. Jadi tubuh sudah biasa. Kalau sudah hamil, apakah perut sudah besar apakah masih kecil, kita tetap bisa lakukan gerakan dua itu. Tentunya dengan keterbatasan, tolong sesuaikan dengan tingkat kemampuan dan kesehatan," jelasnya.
Baca Juga: KONI Sulsel Tetap Disiplin Protokol Kesehatan Dalam Membina Atlet
Nantinya, setelah melahirkan ibu sudah terbiasa berolahraga. Sehingga untuk menurunkan berat badan juga jadi tidak terlalu berat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien