Suara.com - Vaksin Covid-19 bisa menyebabkan reaksi alergi, tetapi biasanya jarang terjadi dan hanya berlangsung singkat. Pejabat kesehatan Inggris pun sedang mempelajari laporan reaksi alergi pada dua orang yang menerima vaksin Pfizer virus corona Covid-19.
Para ahli pun mengatakan bahwa reaksi alergi bisa terjadi akibat banyak vaksin dan kejadian itu tidak terduga.
Dalam studi Pfizer-BioNTech terhadap 42 ribu orang, menunjukkan hasil hampir sama pada mereka yang mendapatkan vaksin Covid-19 dan mereka yang mendapatkan suntikan tiruan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) yang memeriksa data keamanan penelitian menemukan bahwa 137 atau 0,63 persen dari penerima vaksin Pfizer melaporkan gejala yang menunjukkan reaksi alergi, dibandingkan dengan 111 atau 0,51 persen pada kelompok plasebo.
Sebuah studi tahun 2015 di Amerika Serikat yang meneliti tingkat anafilaksis, yakni rekasi alaergi parah dan mengancam jiwa menemukan bahwa reaksi itu terjadi sekitar 1 kali per 1 juta dosis vaksin Pfizer.
Studi tersebut mengevalusi anak-anak dan orang dewasa yang mendapat vaksin Pfizer untuk melawan berbagai penyakit, termasuk polio, campak dan meningitis.
"Pada kelompok umum, mereka tidak perlu cemas untuk mendapatkan vaksinasi," kata Stephen Evans, seorang ahli vaksin di London School of Hygiene and Tropical Medicine dikutip dari Times of India.
Penyebab terjadinya reaksi alergi
Ilmuwan mengatakan orang bisa peka terhadap komponen dalam suntikan vaksin Covid-19, seperti gelatin, protein telur atau vaksin itu sendiri. Orang dengan alergi telur terkadang disarankan tidak mendapatkan vaksinasi flu, karena vaksin itu kebanyakan ditanam pada telur ayam.
Baca Juga: Bisa Sebabkan Alergi, Adakah Kandungan Penisilin Dalam Vaksin Pfizer?
Gejala umum dari reaksi alergi termasuk ruam, iritasi kulit, batuk atau kesulitan bernapas. Tapi, bahan yang terkandung dalam vaksin virus corona Covid-19 Pfizer tidak bisa diungkapkan kepada publik.
Vaksin ini menggunakan teknologi baru dan dilapisi dengan nanopartikel lipid yang telah digunakan dalam obat-obatan.
Dr. Ashish Jha, dekan sekolah kesehatan masyarakat Brown University, mengatakan beberapa orang bereaksi terhadap hampir semua obat atau vaksin. Kuncinya adalah reaksi alergi terhadap vaksin lebih umum atau justru lebih parah.
Namun, sejauh ini nampaknya vaksin virus corona tidak menyebabkan reaksi alergi yang parah. Biasanya efek samping yang paling umum dari banyak vaksin termasuk lengan sakit karena suntikan, demam, dan nyeri otot. Pada vaksin Pfizer, efek sampingnya bisa berupa kelelahan, sakit kepala, dan kedinginan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat