Suara.com - Departemen Ophthalmology Northwell Health di New York menemukan kasus komplikasi baru yang terjadi pada tiga pasien Covid-19 berusia 60-an tahun dalam dua bulan.
Pasien mengembangkan keratitis atau peradangan kornea, yang kemudian menyebabkan infeksi jaringan atau cairan di dalam bola mata yang disebut endophthalmitis.
"Aku menemukan hal-hal seperti ini, tetapi sangat jarang," kata peneliti Amilia Schrier, profesor oftalmologi di Zucker School of Medicine di Universitas Hofstra di Hempstead, NY.
Menurutnya, hal tersebut perlu diselidiki dan munculnya tiga kasus endophthalmitis dalam kurun waktu sesingkat itu sangat jarang terjadi.
"Intinya adalah untuk mengingatkan orang-orang tentang asosiasi tersebut. Tetapi aku tidak dapat mengatakan secara spesifik bahwa Covid-19 adalah penyebabnya," sambungnya, dilansir Medical Xpress.
Meski begitu, Schrier tidak dapat mengesampingkan bahwa penyakit itu muncul pada pasien Covid-19.
Dari tiga pasien, satu meninggal karena Covid-19. Tapi ketiga pasien ini mengalami kebutaan, meski dokter sudah berusaha mengobatinya.
Ketiga pasien ini memiliki penyakit komorbid, yang kemungkinan memperburuk Covid-19 mereka, dan membuatnya lebih rentan terhadap kondisi lain.
Sejak melakukan penelitian, Schrier telah mendengar dua kasus endophthalmitis yang berkaitan dengan Covid-19 di Boston dan Australia.
Baca Juga: Ahli: Pasien Covid-19 Gejala Ringan Tetap Berisiko Komplikasi Neurologis
Schrier mengatakan secara umum endophthalmitis sangat karang terjadi, dan dapat disebabkan oleh virus. Gejala yang muncul bisa berupa nyeri, kemerahan, keluarnya cairan dari mata, kelopak mata bengka, dan penglihatan berkurang.
Penelitian ini masih memerlukan pengembangan lebih lanjut karena baru dipresentasikan dalam pertemuan, belum sampai terbit dalam jurnal peer-review.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak