Suara.com - Seorang tenaga medis asal Israel benar-benar terlindungi dari Covid-19 setelah secara tidak sengaja disuntik dengan empat dosis vaksin Covid-19 Pfizer, menurut sebuah laporan.
Dilansir dari New York Post, Uday Azizi, seorang apoteker Maccabi Healthcare Services, mengatakan dia merasa baik-baik saja setelah dikirim ke rumah sakit untuk dipantau karena dia salah menerima jumlah tambahan, Times of Israel melaporkan.
Petugas kesehatan yang memberikan suntikan tampaknya tidak menyadari bahwa setiap botol Pfizer berisi beberapa dosis - biasanya lima, tetapi terkadang bahkan lebih.
Azizi mengatakan sejauh ini dia hanya mengalami efek samping yang ringan dan umum - nyeri lokal dan kemerahan di tempat suntikan.
"Saya tidak punya masalah lagi mendapatkan empat dosis," katanya. “Mari kita optimis… tentang vaksinnya, seluruh situasi dan mungkin tahun baru.”
Apoteker tersebut mengatakan dia kemungkinan masih harus menerima dosis kedua vaksin dalam tiga minggu - dan mendorong orang lain untuk tidak takut dengan inokulasi.
Seperti diberitakan sebelumnya, vaksin Pfizer terbukti ampuh 95 persen mencegah penularan virus corona Covid-19. Inggris adalah negara pertama yang menggunakan vaksin Pfizer untuk vaksinasi warganya.
Sebelumnya, proses pembuatan vaksin Covid-19 ini sempat dikhawatirkan karena menunjukkan adanya efek samping.
Tapi, data terbaru mengungkapkan bahwa vaksin itu sudah cukup efektif mencegah penularan virus corona Covid-19 hanya dengan suntikan satu dosis.
Baca Juga: CEO BioNTech Sebut Vaksinnya Manjur Tangkal Varian Baru Virus Corona
Food and Drug Administration (FDA) telah memberikan otorisasi darurat untuk vaksin yang diproduksi oleh Pfizer-BioNTech.
Vaksin Pfizer ini telah menunjukkan hasil yang mengesankan selama uji coba skala besar dengan puluhan ribu peserta, yang menunjukkan kemanjuran sebesar 95 persen dalam mencegah virus corona Covid-19.
Selain itu, vaksin seharusnya diberikan dalam dua dosis dengan prime dan booster yang selang waktunya 21 sampai 28 hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia