Suara.com - Aktris dan penyanyi Dewi Perssik baru saja mengumumkan dirinya sempat positif Covid-19. Itulah alasan di balik ketidakmunculannya di sejumlah acara sebulan ini.
"Alhamdulillah Allah masih kasih kesempatan aku untuk sehat aku sekarang sembuh. Aku salah satu orang yang beruntung untuk sembuh, aku sudah cek dua kali negatif, alhamdulillah. Dan sekarang sudah sembuh dan recovery," kata Dewi Perssik di postingan Instagram, Kamis (24/12/2020).
Wanita berusia 35 tahun ini terinfeksi Covid-19 dengan vonis gejala ringan. Tapi yang mencuri perhatian, muncul ruam kulit kemerahan di seluruh wajah dan tubuh Dewi Perssik.
"Jadi timbul kemerahan ini adalah salah satu yang timbul dari mereka yang terkena covid sekitar 20%. Nah ini jadi bahan renungan buat kita semua dan teguran buatku juga untuk menggugurkan dosa-dosaku, dan bahwa Covid itu nyata," imbuh Dewi Perssik.
Virus corona Covid-19 memang tak hanya memengaruhi paru-paru, tapi juga bagian tubuh lain termasuk kulit. Gejala yang muncul di kulit mulai dari "Covid toes" hingga rambut rontok, dan berbagai jenis ruam.
Beberapa gejala kulit muncul segera setelah infeksi, sementara yang lain muncul belakangan atau pada penyakit yang lebih parah. Namun sebagian besar membaik seiring berjalannya waktu.
Dilansir dari The Conversation, berikut beberapa tanda ruam kulit karena Covid-19, yakni:
1. Benjolan merah kecil yang tersebar luas dan beberapa bercak merah datar
Kondisi kulit yang disebut erupsi makulopapular ini dikaitkan dengan penyakit yang lebih parah.
Baca Juga: Satgas Covid-19: Virus Corona Bermutasi, Makin 'Fit' dengan Lingkungan
2. Gejala seperti chilblain, biasa disebut 'COVID toes'.
Kondisi ini dapat memengaruhi tangan atau kaki, atau keduanya pada saat yang bersamaan. Kulit di area kaki yang berubah warna menjadi merah-ungu bisa terasa sakit dan gatal, dan terkadang ada lepuh atau pustula kecil. Lesi seperti chilblain ini sering muncul pada tahap lanjut penyakit, setelah gejala lain serta paling sering terjadi pada anak-anak
3. Gatal-gatal atau urtikaria adalah ruam merah yang mungkin tampak seperti bercak atau benjolan merah
Biasanya memiliki ukuran berkisar dari kepala peniti hingga piring makan. Pembengkakan biasanya menghilang dalam beberapa menit hingga beberapa jam di satu tempat, tetapi bisa datang dan pergi. Kebanyakan gatal-gatal hilang dalam sepuluh hari. Ini terjadi bersamaan dengan gejala lain, pada segala usia, dan berhubungan dengan penyakit yang lebih parah
4. Lepuh air atau erupsi vesikuler
Ini adalah lepuh kecil berisi cairan yang dapat muncul di awal penyakit atau kapan saja, seringkali di tangan. Pasien paruh baya lebih sering menderitanya. Lepuh berlangsung lebih dari sepuluh hari, dan berhubungan dengan penyakit dengan tingkat keparahan sedang.
5. Pola merah-biru 'seperti jaring ikan' pada kulit
Terkadang disertai dengan memar kecil (purpura), dikaitkan dengan penyakit yang lebih parah dan kelompok usia yang lebih tua. Pola ini diduga akibat penyumbatan pembuluh darah yang muncul sebagai bagian dari respons kekebalan tubuh terhadap virus.
6. Ruam yang berhubungan dengan sindrom inflamasi multisistem pada anak-anak (MIS-C)
"Sistem kekebalan yang berlebihan" ini memicu peradangan pada jantung dan pembuluh darah, yang mengakibatkan pembekuan darah dan gejala syok. Ini komplikasi yang sangat jarang, bisa terjadi hingga tiga bulan setelah seorang anak telah terinfeksi Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak