3. Temukan sesuatu yang menyenangkan untuk dilakukan bersama
Cuaca yang suram di bulan Januari, kurangnya dana dan pandemi COVID-19 yang belum usai dapat membuatmu tergoda untuk tetap berada di dalam rumah. Namun alih-alih menyerah, ada baiknya menemukan cara untuk tetap aktif dan bersosialisasi.
Misalnya, buat rencana atau resolusi bersama keluarga, pasangan dan orang terdekat dapat membantumu tetap bertanggung jawab dan termotivasi, membuatmu lebih terhindar terhadap depresi Tahun Baru.
Dan ada banyak aktivitas yang dapat kamu nikmati bersama orang lain tanpa mengeluarkan banyak uang, misalnya, kamu dapat berkumpul di rumah teman dan mempelajari tarian baru menggunakan video YouTube, menyelenggarakan kompetisi memasak yang sehat dan hemat anggaran, hingga membersihkan lemari pakaian dari barang tak terpakai.
4. Lewati resolusi: lakukan hobi saja
Resolusi Tahun Baru bisa menjadi pedang bermata dua: di satu sisi, mereka dapat memotivasi kita, tetapi karena hanya 8 persen orang yang menindaklanjuti resolusi mereka, kegagalan untuk mencapainya dapat membuat kita merasa tidak mampu.
Untuk menghilangkan tekanan dan tetap bekerja menuju sesuatu yang bermakna, mengapa tidak melakukan hobi baru selama satu bulan saja Idenya adalah menemukan sesuatu yang menginspirasimu dan membantumu melewati bulan Januari. Jika kamu benar-benar menikmatinya, kami dapat melanjutkannya selama sisa tahun ini!
5. Makan dengan baik
Kalau bicara soal pola makan kita, Natal dan Tahun Baru biasanya identik dengan kelebihan, beberapa dari kita suka menikmati camilan tinggi karbohidrat dan tinggi gula. Terlalu banyak makan makanan ini dapat menyebabkan energi rendah dan suasana hati buruk yang khas pada bulan Januari dan depresi.
Baca Juga: Sambut Malam Tahun Baru, Google Rayakan Lewat Doodle Menggemaskan
Untuk mengatasi hal ini, sertakan makanan bergizi untuk suasana hati yang baik setiap makan, terutama makanan utuh dan yang kaya minyak omega-3, yang menurut beberapa penelitian dapat membantu melawan pesimisme dan kesedihan.
6. Cari sesuatu yang hangat
Jangan pernah meremehkan efek penyembuhan dari hal ini, terutama selama bulan-bulan dingin dalam setahun. Faktanya, tubuh kita dimaksudkan untuk dihibur oleh kehangata, inilah mengapa mencari matahari atau minum secangkir teh, kopi atau coklat hangat favorit membuat kita mudah menemukan kesenangan.
Jika kamu merasakan "New Year's Blues", luangkan waktu untuk menikmati mandi air hangat (bahkan lebih baik jika lamu menambahkan beberapa minyak esensial penghangat seperti rosemary, jahe, atau kapulaga). Menurut peneliti, bahkan menyentuh sesuatu yang hangat dapat memberi kita sedikit semangat!
7. Periksa SAD
Jika kamu benar-benar kesulitan menjaga pola pikir positif atau jika ini berdampak pada kesehatanmu secara negatif setiap Januari tiba, kami mungkin menderita SAD (Seasonal Affective Disorder).
Kondisi ini memengaruhi 10 juta orang di AS dan 1 dari 3 orang di Inggris, dan gejalanya meliputi mudah tersinggung, menangis, harga diri rendah, stres tinggi, kelesuan, dan hilangnya minat pada hal-hal yang biasanya kita anggap menyenangkan.
Penting untuk berbicara dengan dokter atau ahli jika kamu curiga menderita SAD, karena pada beberapa orang hal ini dapat berkembang menjadi gejala depresi. Kamu harus tahu bahwa pengobatan tersedia dan tidak perlu membiarkan perasaan sedih atau depresi seperti ini mengambil alih.
Doktermu mungkin merekomendasikan suplemen Vitamin D, menggunakan kotak terapi cahaya, berjalan-jalan setiap kali ada sinar matahari di luar, atau dalam beberapa kasus, obat-obatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?