Suara.com - Satu dari beberapa komplikasi dari infeksi virus corona Covid-19 adalah happy hypoxia atau silent hypoxemia, kondisi turunnya kadar oksigen. Kondisi ini sempat membingungkan para peneliti dan tenaga medis. Namun kini peneliti telah temukan penjelasan dari penyebab kondisi ini. Apa itu?
Selain itu, tahukah Anda bahwa penularan virus corona di beberapa tempat mungkin lebih tinggi dibandingkan tempat ainnya? Restoran adalah salah satunya. Tapi di Inggris, sebagian besar orang justru melaporkan bahwa toko kelontong atau supermarket sebagai tempat penularan Covid-19 yang paling harus diwaspadai. Kenapa?
Simak berita selengkapnya di bawah ini ya!
1. Peneliti Akhirnya Tahu Penyebab Turunnya Kadar Oksigen pada Pasien Covid-19
Satu dari beberapa komplikasi dari infeksi virus corona Covid-19 adalah happy hypoxia atau silent hypoxemia. Kondisi ini sempat membingungkan para peneliti dan tenaga medis.
Para peneliti dari University of Seville di Spanyol telah menemukan penjelasan dari penyebab kondisi ini pada pasien Covid-19.
2. Studi: Supermarket Jadi Tempat Paling Tak Aman, Penularan Covid-19 Marak!
Virus corona memang bisa menyebar di mana saja dan kapan saja. Namun beberapa tempat bisa menjadi lokasi paling menular daripada tempat lainnya.
Baca Juga: Bisa Bahaya, Obat Diabetes Ini Rawan Sebabkan Komplikasi Pasien Covid-19
Melansir dari Times of India, banyak studi menunjukkan bahwa mengunjungi restoran mungkin adalah hal yang paling tidak aman untuk dilakukan. Namun survei terbaru yang dilakukan oleh National Health Service (NHS) Inggris menemukan bahwa sebagian besar orang melaporkan mengunjungi toko kelontong atau supermarket sebelum mengalami gejala.
3. Endometriosis Buat Hubungan Seks Terasa Sakit, Coba 5 Posisi Seks Ini
Endometriosis adalah kondisi peradangan kronis yang terjadi ketika jaringan mirip dengan lapisan dalam rahim tumbuh di luar rahim, seperti saluran tuba dan kandung kemih.
Terkadang, jaringan ini bisa menghalangi seseorang ketika berhubungan seks. Sehingga wanita hampir tidak bisa menikmati hubungan seksnya dengan pasangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?