Suara.com - Sebuah studi menunjukkan bahwa anak laki-laki lahir dari ibu yang kelebihan berat badan lebih mungkin mengalami infertilitas atau ketidaksuburan di masa dewasa daripada anak laki-laki dari ibu dengan berat badan normal. Namun tidak ada hubungan antara berat badan ibu dan infertilitas pada perempuan.
Melansir dari Medicalxpress, studi tersebut telah diterbitkan pada jurnal Acta Obstetricia et Gynecologica Scandinavica.
Studi Denmark tersebut menganalisis 9.232 putra dan putri dewasa di mana 9,4 persen partisipan tidak subur. Penulis menyesuaikan beberapa faktor pembaur potensial dan menemukan bahwa anak laki-laki yang ibunya kelebihan berat badan sebelum hamil memiliki kemungkinan infertilitas 1,4 kali lebih tinggi daripada anak laki-laki yang ibunya memiliki berat badan normal.
Sekitar 12,5 persen pasangan dipengaruhi oleh ketidaksuburan sering didefinisikan sebagai usaha hamil yang gagal selama satu tahun atau lebih.
Secara keseluruhan, sepertiga dari kasus infertilitas pasangan disebabkan oleh masalah reproduksi pria, sepertiga oleh masalah reproduksi wanita, dan sepertiga merupakan kombinasi atau karena faktor yang tidak diketahui.
"Infertilitas adalah masalah kesehatan masyarakat global dan penelitian yang fokus dalam mengatasi faktor risiko ini cukup penting," kata penulis utama Linn Arendt, MD, Ph.D., postdoc di Aarhus University dan Aarhus University Hospital.
"Kami tahu bahwa anak-anak yang lahir dari ibu dengan kisaran berat badan berlebih atau obesitas menghadapi risiko lebih tinggi dari beberapa hasil yang merugikan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang," imbuhnya.
Menurut Arendt, temuan ini menambah bukti bahwa berat badan selama kehamilan juga dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi pria di masa depan. Meskipun begitu, ia menekankan bahwa temuan ini perlu dikuatkan dengan penelitian selanjutnya yang lebih mendalam.
Baca Juga: Benarkah Zat BPA dalam Galon Isi Ulang Berbahaya bagi Bayi dan Ibu Hamil?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda