Suara.com - Selan kaya akan vitamin dan mineral, brokoli ternyata punya manfaat membantu mengontrol gula darah. Itu sebabnya brokoli jadi salah satu sayuran yang sangat direkomendasikan untuk penderita diabetes tipe 2.
Diwartakan Times of India, Jumat (8/1/2021), dalam sebuah penelitian yang dilakukan University of Gothenburg dan Fakultas Kedokteran Universitas Lund dan diterbitkan dalam jurnal Science Translational Medicine, ditemukan bahwa ekstrak brokoli bisa sangat efektif mengelola gejala diabetes tipe 2. Ini karena kandungan antioksidan dalam brokoli yang disebut sulforaphane.
Tikus yang mengalami diabetes diuji coba dengan diberikan ekstrak sulforaphane. Hasilnya terlihat jumlah glukosa yang diproses sel hati berkurang, dan kadar gula dalam darah menurun.
Kinerja sulforaphane dalam brokoli ini serupa dengan metformin, yakni obat yang kerap diresepkan untuk penderita diabetes untuk mengontrol gula darah.
Selain pada tikus, selama dua minggu peneliti juga memberikan ekstrak brokoli kepada 97 orang yang menderita diabetes tipe 2. Hasilnya dibandingkan dengan peserta yang hanya menerima plasebo (obat kosong) yang tidak menerima ekstra brokoli.
Hasilnya, ekstrak sulforaphane terbukti membantu menurunkan kadar gula dalam darah. Temuan ini menjadi penting mengingat obat diabetes, metformin, diketahui menyebabkan efek samping pada masalah perut, dan tidak bisa diresepkan pada orang dengan masalah ginjal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran