Suara.com - Penelitian menemukan puluhan kasus strain baru virus corona Covid-19 dari Afrika Selatan telah terdeteksi di Inggris. Analisis terhadap hampir 15 ribu sampel Inggris mengungkapkan bahwa 30 adalah kecocokan genetik untuk virus baru yang menyebar lebih cepat.
Sejauh ini, para pejabat kesehatan Inggris mengonfirmasi dua kasus varian virus corona dari Afrika Selatan pada akhir Desember 2020. Kedua pasien ini terinfeksi setelah kontak dengan orang yang baru saja melakukan perjalanan dari Afrika Selatan.
Para ilmuwan pun khawatir vaksin virus corona Covid-19 sekarang ini kurang efektif melawan strain baru yang lebih menular.
Strain baru virus corona ini diketahui mengandung mutasi termasuk N501Y, yakni perubahan protein lonjakan virus yang merupakan target vaksin.
Tetapi penelitian awal menunjukkan vaksin Pfizer yang telah diberikan kepada sekitar 1,5 juta orang di Inggris nampak mampu melindungi tubuh dari strain baru virus corona.
Rincian dari 30 sampel yang cocok terungkap dalam laporan Universitas Edinburgh tentang varian baru. Meskipun tidak jelas semua sampel itu berasal dari orang yang berbeda atau tidak.
"Secara teknis kami tidak tahu berapa banyaknya individu, bisa jadi beberapa genom dari individu yang sama tetapi itu tidak mungkin karena sebagian besar sampel berasal dari pengujian komunitas," jelas peneliti dikutip dari The Sun.
Strain mutan ini telah menjadi varian virus corona dominan di Timur dan Western Cape provinsi Afrika Selatan. Bahkan negara lain termasuk Austria, Norwegia dan Jepang juga menemukan kasus varian baru virus corona tersebut.
Baca Juga: Studi: Perempuan Lebih Berisiko Meninggal akibat Strain Baru Virus Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Orang Tua Waspada! Ini Tanda Gangguan Pertumbuhan pada Anak: Pengaruh Hingga Dewasa
-
Vaksin Campak Apakah Gratis? Ini Ketentuannya
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi