Kacang kenari mengandung asam lemak omega 3 yang dapat membantu meningkatkan volume sperma dengan meningkatkan aliran darah ke testis. Selain itu, kacang dikenal sebagai sumber lemak dan protein yang baik untuk produksi membran sel sel sperma.
Kacang kenari juga mengandung arginin yang berkontribusi pada peningkatan jumlah sperma. Antioksidan pada kacang kenari juga membantu menghilangkan racun dalam aliran darah.
8. Biji labu
Biji labu mengandung phytosterol, yang dikenal dapat meningkatkan produksi testosteron dalam tubuh. Selain itu, makanan ini juga dapat membantu dalam peningkatan jumlah sperma dan kesuburan. Biji labu juga mengandung asam lemak omega 3 yang berguna untuk meningkatkan sirkulasi darah dan meningkatkan volume air mani.
9. Makanan yang kaya akan seng
Makanan seperti selai, kacang-kacangan, dan daging merah kaya akan seng dan harus dimasukkan ke dalam makanan Anda untuk mendapatkan jumlah sperma yang lebih tinggi.
Seng berperan besar dalam produksi sel sperma. Kekurangan seng bahkan bisa menyebabkan penurunan motilitas sperma, sehingga menurunkan kesuburan. / Fajar Ramadhan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat