Kacang kenari mengandung asam lemak omega 3 yang dapat membantu meningkatkan volume sperma dengan meningkatkan aliran darah ke testis. Selain itu, kacang dikenal sebagai sumber lemak dan protein yang baik untuk produksi membran sel sel sperma.
Kacang kenari juga mengandung arginin yang berkontribusi pada peningkatan jumlah sperma. Antioksidan pada kacang kenari juga membantu menghilangkan racun dalam aliran darah.
8. Biji labu
Biji labu mengandung phytosterol, yang dikenal dapat meningkatkan produksi testosteron dalam tubuh. Selain itu, makanan ini juga dapat membantu dalam peningkatan jumlah sperma dan kesuburan. Biji labu juga mengandung asam lemak omega 3 yang berguna untuk meningkatkan sirkulasi darah dan meningkatkan volume air mani.
9. Makanan yang kaya akan seng
Makanan seperti selai, kacang-kacangan, dan daging merah kaya akan seng dan harus dimasukkan ke dalam makanan Anda untuk mendapatkan jumlah sperma yang lebih tinggi.
Seng berperan besar dalam produksi sel sperma. Kekurangan seng bahkan bisa menyebabkan penurunan motilitas sperma, sehingga menurunkan kesuburan. / Fajar Ramadhan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat