Suara.com - Pernahkah kamu mendapati tubuh tiba-tiba memar dan tubuh biru-biru tanpa tahu apa penyebabnya?
Tubuh yang memar juga kerap kali menimbulkan rasa sakit. Namun dalam beberapa kasus, memar pada tubuh tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali.
Banyak orang yang mengatakan memar pada tubuh sering disebut “dijilat setan”. Hal ini biasanya karena mandi saat Maghrib atau malam hari.
Selain itu, memar pada tubuh biasanya juga karena tubuh yang mengalami benturan sehingga mengalami pendarahan dan menyebabkan memar.
Namun, apa sebenarnya yang menyebabkan memar pada tubuh?
Berikut beberapa hal yang menjadi penyebab muncul memar pada tubuh selain akibat benturan seperti yang telah dikutip dari Medical News Today.
1. Pengobatan
Obat dapat mengencerkan darah hingga membuat seseorang mudah berdarah dan muncul memar di bagian tubuh. Obat tersebut diantaranya heparin, aspirin, warfarin, dan obat lain dapat melemahkan atau mengubah perilaku pembuluh darah, memperburuk peradangan, atau meningkatkan risiko pendarahan.
Selain itu, beberapa obat herbal juga bisa muncul memar akibat perubahan pada pembuluh darah. Obat tersebut seperti inseng, feverfew, bawang putih dalam jumlah banyak, jahe, dan lain-lain. Ketika seseorang minum obat, akan meningkatkan darah sehingga mudah pendarahan atau memar.
2. Penyalahgunaan alkohol dan penyakit hati
Penyalahgunaan alkohol menjadi faktor penyakit hati, seperti sirosis. Penyakit sirosis dapat merusak fungsi hati. Hal itu akan membuat hati berhenti memproduksi protein yang membantu pembekuan darah. Hal ini yang menyebabkan seseorang mengalami pendarahan berlebih sehingga mudah memar.
Baca Juga: Menguap dan Meregangkan Tubuh Saat Bangun Pagi Itu Penting
3. Gangguan pendarahan
Pada beberapa kasus memar, bisa saja disebabkan oleh seseorang yang menderita penyakit von willebrand, yaitu kelainan pendarahan. Penyakit ini akan merusak fungsi tubuh yang bergunan untuk pembekuan darah. Oleh karena itu produksi darah menjadi banyak sehingga seseorang mudah muncul memar.
Selain von willebrans, gangguan pendarahan lain yaitu hemofilia. Gangguan ini menyebabkan darah pada tubuh sulit untuk membeku sehingga seseorang mudah mengalami pendarahan dan memar yang parah.
4. Kekurangan vitamin
Kekurangan vitamin pada tubuh dapat menyebabkan gangguan pada darah yang menyebabkan muncul memar pada tubuh. Hal ini karena beberapa vitamin sangat berpengaruh terhadap darah di dalam tubuh.
Misalnya, vitamin K membantu tubuh membentuk gumpalan untuk menghentikan pendarahan. Oleh karena itu, kekurangan vitamin akan mempengaruhi darah di dalam tubuh.
5. Vaskulitis
Vaskulitis merupakan gangguan yang menyebabkan pembuluh darah meradang. Hal ini biasanya menyebabkan pendarahan meningkat serta muncul memar pada tubuh. Selain itu, vaskulitis juga diikuti gejala seperti, sesak napas, mati rasa, muncul benjolan kecil, dan lain-lain. Purpura pikun
6. Kanker
Muncul memar pada tubuh bisa juga karena kanker pada tubuh. Biasanya memar tubuh disebabkan kanker darah (leukimia) yang memperngaruhi darah dan sumsum tulang seseorang. Sebab darahnya mengalami gangguan, hal itu yang menimbulkan memar pada tubuh. / Fajar Ramadhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi