Suara.com - Aktivitas bekerja dari rumah alias work from home (WFH) seperti rapat virtual melalui zoom, membuat mata lebih banyak terpapar pada layar gadget.
Banyak yang mengeluhkan selama WFH menderita sakit kepala, gangguan mata merah karena iritasi, hingga gangguan tidur. Jadi wajib banget aktivitas menatap layar gadget dibatasi, dengan 5 cara berikut mengutip Times of India, Rabu (20/1/2021).
1. Perkirakan waktu menatap layar gadget
Pahami kebiasaan atau waktu tertentu yang Anda butuhkan untuk mengakses gadget untuk pekerjaan. Dengan begitu Anda bisa menghitung berapa lama menatap layar gadget dalam sehari, dan sudah saatnya Anda berhenti.
2. Tentukan prioritas
Setiap pekerjaan Anda membutuhkan prioritas, jangan sampai karena godaan media sosial aktivitas menatap gadget tidak digunakan untuk kegiatan prioritas Anda seperti bekerja atau belajar. Akhirnya semakin lama harus menatap gadget dan merusak kesehatan Anda.
3. Matikan notifikasi
Atur sistem ponsel atau gadget Anda dan hilangkan semua notifikasi saat pekerjaan berhasil diselesaikan. Ini berguna agar tidak semakin menarik Anda bertambah lama menatap layar gadget, gunakan notifikasi untuk hal yang darurat saja.
4. Istirahat dari paparan layar gadget
Baca Juga: Waspada Moms, Ini Enam Tanda Anak Kecanduan Gadget
Alih-alih beristirahat dari pekerjaan dengan menonton video YouTube atau film. Cobalah gunakan waktu istirahat Anda dengan menyimpan gadget dan lakukan aktivitas lain tanpa harus mengakses layar ponsel Anda. Misalnya istirahatkan mata dari gadget selama minimal 5 menit.
5. Fokus pada satu layar gadget
Misalnya jika saat bekerja fokuslah hanya pada layar komputer atau laptop Anda. Jangan fokus Anda teralih bekerja menggunakan ponsel di saat yang bersamaan.
Kebiasaan ini akan merangsang kerja otak secara berlebihan, disebabkan tidak hanya kelelahan secara fisik tapi juga mental.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius