Suara.com - Bayi atau anak yang mengalami demam akan membuat orangtua, terlebih orangtua baru, was-was tak keruan.
Untuk bayi berusia kurang dari tiga bulan yang mengalami demam, ini dianggap sebagai keadaan darurat dan sesegera mungkin harus dibawa ke dokter untuk diperiksa.
Sementara untuk bayi berusia lebih dari tiga bulan, ada lima cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan demam dan membuat bayi merasa lebih nyaman.
Beikut adalah lima hal yang bisa orangtua lakukan saat anak mengalami demam seperti yang telah dikutip dari Insider.
1. Gunakan paracetamol
Paracetamol atau acetaminophen (Tylenol) dipercaya dapat menurunkan demam pada anak. Tapi jangan pernah memberikan obat ini pada bayi di bawah 3 bulan.
Selain itu pastikan juga untuk menggunakan obat mengikuti petunjuk kemasan, dosis yang disesuaikan berat badan bayi.
Jika bayi mengalami demam di bawah 38 derajat celcius, Anda tidak perlu menggunakan obat demam kecuali bayi terus menerus menangis dan dalam kondisi tidak nyaman.
2. Gunakan baju tipis
Anggapan bayi harus dibalut selimut saat demam ternyata itu keliru. Sebaliknya, saat bayi demam gunakan pakaian yang tipis, karena akan membantu panas keluar dari kulit bayi sehingga suhu tubuh menurun.
Pakaian yang tipis juga akan mencegah bayi mengalami kepanasan, berkeringat sehingga bayi tidak nyaman. Pakaian berbahan katun direkomendasikan.
Baca Juga: Apa itu KIPI? Gejala yang Mungkin Terjadi Setelah Vaksinasi Covid-19
3. Pastikan bayi cukup cairan
Saat bayi sakit demam, ia akan kekurangan cairan lebih cepat lewat keringat yang keluar, sehingga fokuslah pada memperbanyak asupan air untuk bayi.
"Cairan memang tidak menurunkan demam, tetapi bisa membantu bayi mengalami dehidrasi berat, yang berisiko bayi harus dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan cairan," terang Profesor Pengobatan Darurat University of Utah, Troy Madsen, MD.
4. Kompres dengan air dingin
Untuk membuat kompres bayi, Anda perlu merendam kain di air dingin dan menekannya di dahi, pergelangan tangan, atau pangkal paha bayi sesekali.
"Menggunakan kompres dingin bisa membantu bayi mengalami demam merasa nyaman, dan menurunkan demam," terang Prof. Madsen.
5. Mandikan bayi
Jika berpikir bayi tidak perlu mandi saat demam, Anda keliru. Sebaliknya bayi harus mandi untuk menurunkan demam. Tapi pastikan tidak menggunakan air dingin saat mandi, karena bisa menyebabkan menggigil pada bayi, dan memperparah demam.
Gunakan air hangat suam suam kuku, balurkan bayi menggunakan kain basah selama 20 hingga 30 menit, namun pastikan bayi merasa nyaman, dan hentikan jika bayi tidak nyaman.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal