Suara.com - Seorang wanita di Colorado, Amerika Serikat, berusia 82 tahun berharap bisa menerima vaksin Covid-19 di klinik vaksinasi lokal. Tetapi petugas medis di layanan kesehatan itu ternyata keliru menyuntikannya dengan jarum suntik kosong, menurut laporan lokal.
Pada 12 Januari, lansia beranam Rosalee Pike itu dibawa ke klinik Covid-19 di sebuah mal di Pueblo oleh cucunya, Jamie Withnell. Vaksinasi itu jadi dosis pertama yang ia dapatkan. Penyuntikan dilakukan oleh petugas medis terlatih.
Setelah disuntik, Pike diminta untuk pindah ke daerah di mana petugas akan memantaunya untuk setiap reaksi vaksin yang terjadi.
"Lima belas menit kemudian, kami diberi tahu bahwa ada masalah dengan vaksinnya dan dia tidak pernah menerimanya," kata Withnell kepada stasiun berita lokal KOAA dikutip dari Fox News.
Withnell sempat memotret saat neneknya disuntik. Untuk memastikan kabar tersebut, ia kembali melihat foto jepretannya dan terlihat bahwa memang tidak ada vaksin di dalam alat suntik tersebut.
"Saya memperbesar jarum suntik dan pengisapnya turun sepenuhnya. Tidak ada apa-apa di dalamnya," kata Withnell.
Kekeliruan itu diakui oleh Departemen Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Pueblo (PDPHE). Mereka memastikan bahwa jarum suntik yang dipakai untuk Pike masih baru. Hanya saja memang belum diisi dengan cairan vaksin.
"Kami mengonfirmasi bahwa perawat kontrak memberikan jarum suntik kosong kepada seorang warga Colorado yang lebih tua, mengira itu diisi dengan vaksin. Jarum itu baru, dan tidak ada risiko jika digunakan. Karena jarum suntik bekas segera dibuang, sesuai keamanan normal protokol," kata juru bicara dari PDPHE dalam sebuah pernyataan kepada stasiun berita.
Kesalahan itu ditemukan melalui proses keamanan normal PDPHE, lanjutnya. Segera setelah kesalahan ditemukan, pihaknya langsung berkonsultasi dengan petugas medis tertinggi kemudian dipastikan Pike tetap dalam keadaan aman dan disuntik ulang dengan berisi vaksin.
Baca Juga: Mantan Pimpinan CDC Sebut Vaksin Covid-19 Belum Tentu Tuntaskan Pandemi
Untuk mencegah kejadian berulang, PDPHE buat aturan dengan membatasi jumlah orang yang mengisi jarum suntik dan menambah lebih sedikit orang di ruangan itu.
"Kami meninjau kembali protokol keselamatan dengan semua perawat kontrak dan memberikan pengarahan keselamatan setiap hari sebelum klinik vaksinasi dimulai," katanya.
Hingga saat ini, lebih dari 9.700 penduduk Pueblo telah menerima vaksin tersebut, kata PDPHE. Secara keseluruhan, lebih dari 375.000 dosis vaksin telah diberikan di Colorado hingga saat ini.
Berita Terkait
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia
-
Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara
-
Indonesia Mulai Menua, BPS Catat Lansia Tembus 11,97 Persen
-
Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!