Suara.com - Selama ini masyarakat dianjurkan untuk menggunakan masker medis untuk mencegah penularan virus corona. Kini ahli kesehatan dari Harvard Joseph G. Allen menyarankan agar setiap orang di Amerika Serikat harus memakai masker N95 untuk memperlambat penularan Covid-19.
Direktur program Bangunan Sehat Universitas Harvard itu menulis sebuah op-ed di Washington Post dan mengatakan bahwa tidak ada alasan apapun, semua orang di AS harus pergi dengan memakai masker berfilter 95 persen.
Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Dr. Anthony Fauci, ahli penyakit terkemuka di AS, mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa memakai dua masker kain kemungkinan lebih banyak berikan perlindungan bagi pemakainya.
"Jadi, jika Anda memiliki penutup fisik dengan satu lapisan, Anda memasang lapisan lain, masuk akal jika kemungkinan akan lebih efektif. Itulah alasan mengapa Anda melihat orang-orang memakai versi N95," ucap Allen dikutip Fox News.
Presiden Joe Biden pada Selasa (26/1) mengatakan bahwa masker adalah pertahanan terbaik melawan Covid-19.
"Dalam beberapa bulan mendatang karena pemerintahan memperoleh pasokan vaksin yang cukup untuk tidak menginokulasi mayoritas orang Amerika," kata Biden.
Diakui Biden bahwa butuh waktu berbulan-bulan untuk memvaksinasi masyarakat Amerika Serikat. Sehingga, ia menyerukan agar orang-orang memakai masker saat keluar rumah.
"Dalam beberapa bulan ke depan, masker, bukan vaksin, adalah pertahanan terbaik melawan Covid-19. Para ahli mengatakan bahwa memakai masker mulai sekarang hingga April akan menyelamatkan 50.000 nyawa. Jika tidak, akan mati jika kita tidak memakai masker ini," ujarnya.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Karimun, Kepri: Bupati Tak Masuk Kriteria
Berita Terkait
Terpopuler
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
Terkini
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi
-
Edukasi dan Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Lintas Generasi
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan