Suara.com - Update terbaru kasus Covid-19 di dunia, ada 12.461 jiwa meninggal dalam satu hari.
Seperti diketahui, infeksi Covid-19 telah menyebabkan jutaan orang di dunia meninggal dunia.
Dikutip worldometers.info, hingga Minggu (31/1/2021) pukul 08.10 WIB, total yang meninggal di dunia tercatat 2.227.675 orang dari keseluruhan kasus Covid-19 di dunia sebanyak 103.105.203 infeksi.
Kematian terbanyak terjadi di Eropa, tercatat telah 699.704 orang meninggal akibat Covid-19 dalam satu tahun terakhir. Benua itu tercatat sebagai wilayah kedua yang memiliki jumlah kasus terbanyak, setelah Amerika Utara, dengan total 30.152.727 infeksi. Sedangkan Amerika Utara 30.481.204 infeksi.
Lonjakan angka kematian itu menyebabkan sejumlah negara Eropa dan Amerika untuk kembali menerapkan aturan pembatasan perjalanan bagi para pelancong. Langkah tersebut sekaligus untuk mengendalikan penyebaran varian baru virus corona yang disebut lebih menular.
Dikutip Channel News Asia, Minggu (31/1/2021), salah satunya Jerman yang melarang sebagian besar pelancong dari negara-negara yang terkena varian baru virus corona. Prancis juga akan menutup perbatasannya ke negara-negara non-Uni Eropa, kecuali untuk perjalanan penting.
Sedangkan di Kanada, wisatawan harus melakukan karantina hotel dengan biaya sendiri dan maskapai penerbangan menangguhkan penerbangan ke tujuan selatan.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat bahkan mengeluarkan perintah pembersihan yang mewajibkan pemakaian masker di hampir setiap bentuk transportasi umum di seluruh negeri. Perintah tersebut memperluas salah satu perintah eksekutif pertama yang ditandatangani oleh Presiden Joe Biden.
Tindakan berbeda dilakukan sejumlah kecil negara yang justru mulai melonggarkan beberapa pembatasan. Di Italia, Museum Vatikan, termasuk Kapel Sistina, akan dibuka kembali mulai Senin (1/2/2021), setelah ditutup selama 88 hari.
Baca Juga: Kasus Harian Covid-19 Kaltim Tembus Lima Besar Nasional
Museum yang memiliki koleksi terkenal di dunia itu akan dibuka untuk umum dari Senin hingga Sabtu, tetapi pengunjung harus memesan tiket terlebih dahulu dan untuk slot masuk dengan waktu tertentu.
Di Norwegia, pemerintah setempat juga menyatakan sejumlah pembatasan di Oslo dan wilayah sekitarnya akan dicabut minggu depan. Toko-toko dapat dibuka kembali di ibu kota dan 24 kota terdekat. Tetapi larangan penjualan alkohol akan tetap berlaku, kata pemerintah.
Berita Terkait
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?