Suara.com - Jalan kaki adalah aktivitas fisik termuda agar tubuh tetap bugar dan sehat. Olahraga ini juga meningkatkan penurunan berat badan, fleksibilitas dan suasana hati.
Tetapi, beberapa orang mungkin tidak memiliki waktu untuk berjalan kaki di luar dan melakukannya di atas alat treadmill. Jadi, makan jalan kaki yang paling efektif, di luar atau treadmill?
Sejak pandemi virus corona Covid-19, banyak orang memilih olahraga di dalam ruangan, salah satunya berjalan kaki atau lari di atas treadmill.
Melansir laman Times of India, Treadmill memang pilihan terbaik selama pandemi dan ketika cuaca di luar terlalu dingin, terlalu panas atau angin sangat kencang.
Di sisi lain, olahraga atau berjalan kaki di luar ruangan juga membantu kita mendapatkan asupan vitamin D secara alami. Vitamin D ini memainkan peran penting dalam menjaga kekebalan kita tetap kuat.
Kita bisa mendapatkan vitamin D alami ini dari paparan sinar matahari, yang akan membantu menjaga sistem peredaran darah, otot dan tulang.
Sedangkan, olahraga di dalam ruangan akan membatasi kita mendapatkan vitamin D secara alami ini dari matahari. Jadi, berjalan kaki di luar ruangan terbukti menjadi pilihan yang lebih baik daripada treadmill di dalam ruangan.
Selain itu, berjalan kaki merupakan aktivitas yang tidak mahal dan memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa. Treadmill membutuhkan investasi dan perbaikan serta pemeliharaan dapat menambah biaya keseluruhan.
Kesimpulannya, baik olahraga treadmill maupun jalan kaki di luar ruangan sama-sama memberikan manfaat kesehatan. Anda bisa melakukan keduanya secara bergantian agar tidak monoton.
Baca Juga: Penelitian: Ibu Hamil Sembuh Covid-19 Buat Bayi Kebal dari Virus Corona
Tapi, ingatlah bahwa pola makan yang sehat dan menjaga tubuh tetap terhidrasi juga sama pentingnya dengan olahraga bagi kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia