Suara.com - Amerika Serikat melaporkan perkembangan terkini terkait program vaksinasi virus Corona. Bagaimana dengan Indonesia?
Dilansir ANTARA, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengatakan telah menyuntikkan 31.123.299 dosis vaksin COVID-19 di negara tersebut hingga Minggu pagi (31/1).
Di sisi lain, jumlah vaksin yang telah didistribusikan 49.933.250 dosis. Dosis vaksin itu buatan Moderna dan Pfizer-BioNTech.
Menurut data yang diunggah pada Sabtu (30/1), CDC telah memberikan 29.577.902 dosis vaksin dan mendistribusikan 49.932.850 dosis.
Badan tersebut mengatakan 25.201.143 orang telah menerima satu dosis atau lebih, sementara 5.657.142 orang lainnya telah mendapat dosis kedua hingga Minggu.
Disebutkan pula bahwa 3.683.718 dosis vaksin telah diberikan ke sejumlah fasilitas pengobatan jangka panjang.
Sementara itu di Indonesia, Jubir Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr. Siti Nadia Tramidzi, MPH mengatakan pemerintah sudah menghitung dengan seksama dosis vaksin Covid-19 yang dibutuhkan masyarakat, khususnya untuk 1,47 juta nakes pada vaksinasi Covid-19 tahap pertama.
Jadi walaupun pada vaksinasi tahap pertama juga diberikan untuk presiden, menteri, kepala pemerintahan hingga beberapa publik figur, namun Nadia memastikan jumlah dosis vaksin mencukupi untuk para nakes.
"Jadi memang semua target sasaran sebanyak 1,47 juta (nakes) itu adalah taget vaksin yang sudah hitung. Karena kan kita punya 3 juta dosis ya vaksin," ungkap Nadia, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Komisi XI Pastikan Vaksin Sinovac Aman Digunakan
"3 juta (dosis) itu artinya bisa digunakan untuk 1,5 juta orang sasaran vaksinasi. Dan saat ini jumlahnya yang sudah kita validasi angkanya ada di 1,47," lanjut Nadia.
Pada tahap pertama vaksinasi Covid-19, Indonesia sudah menerima 3 juta dosis vaksin buatan perusahaan farmasi asal China, yakni Sinovac.
Sedangkan untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok usia 18 hingga 59 tahun, pemerintah akan memvaksinasi 181,5 juta penduduk.
Sehingga apabila satu orang menerima dua dosis, maka Indonesia butuh sekitar 426,8 juta dosis vaksin Covid-19.
Berita Terkait
-
400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran
-
Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia
-
Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk
-
Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS
-
AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan