Health / Konsultasi
Selasa, 02 Februari 2021 | 07:55 WIB
Warga menggunakan payung saat hujan mengguyur kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (11/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Musim hujan membuat orang malas bergerak dan berujung pada imunitas menurun. Hal ini membuat Anda rentan terkena penyakit mulai dari influenza, diare, hingga demam berdarah.

Meski penyakit musim hujan mengancam, Anda tidak perlu takut dan khawatir. Sebab menurut dokter spesialis penyakit dalam dari Primaya Hospital Betang Pambelum, dr. Alex Ranuseto. Sp.PD., pengobatan untuk penyakit saat musim hujan dan banjir lebih bersifat suportif dan simtomatik.

"Arti kata lain adalah dengan beristirahat total, makan makanan yang bergizi ditambah suplemen vitamin imunomodulator atau obat yang menstimulasi pertahanan tubuh," jelasnya pada keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (1/2/2021).

Hal lain yang bisa dilakukan dengan menjaga keseimbangan cairan tubuh agar tidak dehidrasi, mengonsumsi obat anti piretik (penurun panas atau demam), dan kompres air hangat.

ilustrasi gejala influenza yang menyerang di musim hujan. (Pexels)

Alex mengingatkan, jika lebih dari tiga hari keluhan belum ada perbaikan, maka seseorang disarankan harus segera konsultasi ke dokter.

Agar terhindar dari penyakit yang muncul saat musim hujan dan banjir, ia juga menyarankan agar melakukan beberapa hal sebagai berikut:

A. Meningkatkan sistem imun tubuh

Caranya adalah dengan beristirahat teratur, makan makanan yang bergizi, seperti protein, vitamin, tinggi serat, dan anti oksidan. Konsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung vitamin juga anti oksidan, serta minum air mineral dua liter per hari.

B. Olahraga teratur

Baca Juga: Wilayah Jakarta Kerap Dilanda Hujan Sore hingga Malam Hari, Ini Penyebabnya

Bisa melakukan olahraga di dalam rumah seperti senam, lompat tali, push up, sit up, sepeda statis, atau treadmill.

C. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan

Saat keluar rumah, pakai boot jika memasuki daerah yang banyak genangan air, cuci tangan sebelum makan, lakukan gerakan 3M (menutup tempat penampungan air, menguras bak mandi, dan mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi tempat genangan air), serta bersihan kamar dari gantungan-gantungan baju yang bisa jadi tempat bersembunyi nyamuk demam berdarah.

D. Hindari gigitan nyamuk

Bersihkan lingkungan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, gunakan repelen atau obat anti nyamuk, tidur dengan kelambu khususnya pada daerah endemis malaria, serta jangan keluar rumah lewat jam 10 malam karena nyamuk malaria akan keluar pada malam hari untuk menghisap darah.

E. Kenali berbagai penyakit

Load More