Suara.com - Beredar di media sosial, foto sebuah kaki yang melepuh dan disebut sebagai efek samping vaksin virus Corona.
Dalam unggahan tersebut, seorang relawan uji klinis vaksin Covid-19 asal Amerika Serikat, Patricia Chandler, disebut mengalami luka bakar dan kulit melepuh usai divaksinasi.
Berikut narasi lengkap pesan yang beredar:
Sepupu saya Patricia yang berasal dari Austin, Texas, adalah seorang relawan yang vaksin Covid-19 dan mengalami efek samping parah. Dia tidak bisa berjalan dan bekerja selama hampir satu bulan karena pendarahan hebat di kakinya.
Kondisi ini disebut sebagai Fixed Drug Eruption (FDE) dan Anda yang ingin tahu lebih banyak bisa mencari tahu penyebabnya.
Penjelasan
Pesan berantai dan foto ini pertama kali viral di media sosial Twitter sekitar bulan November 2020. Unggahan pertama menggunakan bahasa Inggris, kemudian menyebar ke berbagai bahasa termasuk bahasa Spanyol dan bahasa Indonesia.
Laman Turnbackhoax menulis, benar bahwa Patricia adalah salah satu relawan vaksin Covid-19. Namun ia bukan kelompok penerima vaksin, melain kelompok penerima plasebo.
Plasebo juga sering disebut sebagai obat kosong karena obat-obatan plasebo tidak mengandung bahan aktif yang dimaksudkan untuk meningkatkan atau memperbaiki kesehatan. Orang yang menerima obat plasebo tidak mengetahui dirinya menggunakan obat kosong.
Baca Juga: Vaksin Covid-19, Harapan Positif Masyarakat Indonesia
Patricia sendiri dalam keterangan di BBC telah memberikan klarifikasi melalui video yang menyebutkan luka di kakinya bukan diakibatkan karena suntik vaksin.
Penyakit yang diderita Patricia berawal pada akhir Oktober hingga menyebabkan bengkak dan luka yang besar. Setelah menjalani beberapa perawatan, dokter mengatakan luka di kakinya dengan istilah FDE, yakni sebuah reaksi alergi akibat dari obat yang dikonsumsi pada kulit atau bagian tubuh.
Sementara itu, Kepala BPOM Penny Lukito menjelaskan efek samping vaksin Covid-19 memang ada, tapi tidak membahayakan.
Untuk efek samping level ringan ke sedang yakni berupa nyeri, iritasi, pembengkakan serta efek samping serta nyeri otot, fatigue dan demam.
Sedangkan untuk efek samping level berat di antaranya ialah sakit kepala, gangguan kulit dan diare. Efek samping level berat yang dilaporkan hanya sekitar 0,1 hingga 1 persen.
Kesimpulan: Hoaks
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Kakak Adik dari Indonesia Disebut Gabung Jadi Tentara Israel, Benarkah?
-
[CEK FAKTA] Hoaks! Anies Baswedan Serukan Gulingkan Presiden Prabowo di Artikel Suara.com
-
Cek Fakta: Benarkah Icha Chellow Meninggal karena Dicekoki Miras?
-
Cek Fakta: Benarkah Kemarau 2026 di Indonesia Jadi Terparah dan Terburuk dalam 30 Tahun?
-
Cek Fakta: Benarkah Aktor Roger Danuarta Kecelakaan Motor?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien