Health / Konsultasi
Selasa, 02 Februari 2021 | 17:17 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Beredar di media sosial, foto sebuah kaki yang melepuh dan disebut sebagai efek samping vaksin virus Corona.

Dalam unggahan tersebut, seorang relawan uji klinis vaksin Covid-19 asal Amerika Serikat, Patricia Chandler, disebut mengalami luka bakar dan kulit melepuh usai divaksinasi.

Berikut narasi lengkap pesan yang beredar:

Sepupu saya Patricia yang berasal dari Austin, Texas, adalah seorang relawan yang vaksin Covid-19 dan mengalami efek samping parah. Dia tidak bisa berjalan dan bekerja selama hampir satu bulan karena pendarahan hebat di kakinya.

Kondisi ini disebut sebagai Fixed Drug Eruption (FDE) dan Anda yang ingin tahu lebih banyak bisa mencari tahu penyebabnya.

CEK FAKTA Efek samping vaksin Covid-19 bikin melepuh. (Dok. Tangkapan layar Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Pesan berantai dan foto ini pertama kali viral di media sosial Twitter sekitar bulan November 2020. Unggahan pertama menggunakan bahasa Inggris, kemudian menyebar ke berbagai bahasa termasuk bahasa Spanyol dan bahasa Indonesia.

Laman Turnbackhoax menulis, benar bahwa Patricia adalah salah satu relawan vaksin Covid-19. Namun ia bukan kelompok penerima vaksin, melain kelompok penerima plasebo.

Plasebo juga sering disebut sebagai obat kosong karena obat-obatan plasebo tidak mengandung bahan aktif yang dimaksudkan untuk meningkatkan atau memperbaiki kesehatan. Orang yang menerima obat plasebo tidak mengetahui dirinya menggunakan obat kosong.

Baca Juga: Vaksin Covid-19, Harapan Positif Masyarakat Indonesia

Patricia sendiri dalam keterangan di BBC telah memberikan klarifikasi melalui video yang menyebutkan luka di kakinya bukan diakibatkan karena suntik vaksin.

Penyakit yang diderita Patricia berawal pada akhir Oktober hingga menyebabkan bengkak dan luka yang besar. Setelah menjalani beberapa perawatan, dokter mengatakan luka di kakinya dengan istilah FDE, yakni sebuah reaksi alergi akibat dari obat yang dikonsumsi pada kulit atau bagian tubuh.

Sementara itu, Kepala BPOM Penny Lukito menjelaskan efek samping vaksin Covid-19 memang ada, tapi tidak membahayakan.

Untuk efek samping level ringan ke sedang yakni berupa nyeri, iritasi, pembengkakan serta efek samping serta nyeri otot, fatigue dan demam.

Sedangkan untuk efek samping level berat di antaranya ialah sakit kepala, gangguan kulit dan diare. Efek samping level berat yang dilaporkan hanya sekitar 0,1 hingga 1 persen.

Kesimpulan: Hoaks

Load More